Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

25. PERTEMUAN

4.2K 728 104
                                        

Hallo 👋

Happy reading 💜

Sekarang para pemain basket sedang istirahat di pinggir lapangan, tidak semua orang namun hanya sebagian besar.

Baron duduk di samping Strala, ia membuka sebuah minuman kaleng lalu memberikannya kepada gadis itu.

"Nih." ucap Baron.

"Gak mood minum gue." tolak Andre.

"Minum!" tegas Baron.

"Lo kalau maksa-maksa terus gue tendang selangkangan lo ya!" gerutu Andre berdecak.

"Lo sebenarnya kenapa sih?" tanya Baron heran karena gadis itu terus bicara ketus.

"Lo yang kenapa? Dari tadi maksa-maksa terus," jawab Andre.

"Gue peduli sama lo." ujar Baron.

"Dan gue gak peduli sama lo," jawab Andre merasa savage.

"Iyain aja deh pusing gue dengerin lo." desis Baron meneguk minumannya.

"Sama gue juga pusing liat muka lo." jawab Andre mengipas-ngipaskan tangannya karena merasa wajahnya panas.

"Gerah bet di sini bawaannya pengen nampol lo," gumam Andre.

"Bener-bener lo yee! Bikin gue emosi!" gerutu Andre gak jelas.

"Lo ngapain sih ngajak gue kesini? Kita aja gak saling kenal!"

"Itu rambut lo joncong gitu pake Gatsby gopekan apa?"

"Baju lo juga kebesaran banget buat ukuran tubuh lo yang kurus kering dan tidak sehat kayak aki-aki!"

Baron hanya tersenyum kecil mendengar ocehan gadis itu. Ia tidak mempersalahkan hal itu malahan ia senang mendengarnya.

Sedangkan di sisi lain, Regal sedang istirahat bersama ke enam temannya. Tangannya bergerak cepat mendribble bola namun aksinya terhenti karena ia menengok kepada sekumpulan murid dari sekolah lain yang baru masuk. Di ketahui mereka akan latihan di lapangan yang sama.

Tepat saat ia menengok, matanya langsung tertuju kepada seorang gadis yang memakai jaket oversize dan rambut di kuncir kebelakang.

Gadis itu!

Dia adalah seseorang yang ia pikirkan dari kemarin, entah kebetulan atau takdir tapi Regal menganggap itu adalah keberuntungan.

Ia memang tak mengenalnya tapi ada rasa suka yang amat mendalam terhadap gadis itu.

Dan sekarang ia bisa melihat gadis itu di ruangan yang sama.

Tanpa di suruh gadis itu juga membalas tatapannya, karena hal itu jantungnya berdetak lebih kencang dari sebelumnya, sepertinya kali ini Regal benar-benar jatuh cinta ia sendiri juga mengakui itu.

"Akhirnya gue bisa ketemu lo lagi." batin Regal senang.

Arlon tercengang melihat banyak bidadari yang baru masuk itu.

Sungguh!

Namun mata Arlon lebih fokus melihat seorang gadis yang di kuncir kebelakang, gadis itu seperti memiliki aura positif dan tenang.

"Gila! Mereka Sma mana cok?" tanya Raul terkesima.

"Banyak cewek cakepnya anjir, but gue jijik lihat yang cowok-cowoknya." timbal Hesper.

"Gue udah nandai satu cewek yang rambut sebahu itu." ucap Rigen menunjuk Jeny.

"Itu mah udah milik gue jarcok!" desis Raul tidak terima.

Transmigrasi kamvretCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang