Hallo🤗
happy reading 💜
Andre menyeringit mendengar ucapan Starla. "What? Mau ngepet maksudnya?" tanyanya keheranan.
Starla menggeleng "bukan, tapi gue punya kenalan orang pintar." jawabnya.
"Siapa namanya?" tanya Tresa sudah merasa tidak enak hati saat mendengar kata orang pintar. Cukup besti! Cukup mereka saja yang tertipu yang lain jangan ikutan.
"Mbah kudit."
Deg. Penipu ulung!
"Wah! jangan percaya sama rawa-rawa kayak dia, bukannya berhasil malah jadi horor kek akutansi." desis Tresa menolak.
"Tapi katanya dia orang pintar cukup keren, banyak yang sudah percaya sama dia." ujar Starla.
"Big no! Kita sebelumnya juga udah kesana dengan niat yang sama yaitu menukar kembali jiwa kalian, tapi yang ada malah kagak ada apa-apa kita udah habis hampir dua juta lebih! Malahan pas malam terkahir si Tresa kesurupan reog tuh, jadi percaya deh sama gue, kita juga udah ketipu ." ucap Tresa panjang lebar.
"Beneran? Tapi dulu gue sering denger rumor kalau dia tuh orang pinter paling ampuh." ujar Starla.
"Yang lo denger semuanya omong kosong." kilah Andre.
"Terus tadi lo bilang tengah malem mau apaan?" tanya Tresa masih penasaran.
"Oh kalau itu gue punya cara kedua, kalian harus siapkan dupa, kopi hitam, susu hangat dan kemenyan." jawab Starla membuat kedua orang itu saling lempar pandang.
Kali ini jawaban dari lelaki itu logis, mereka lebih percaya dengan cara begitu daripada ke si mbah kudit.
"Oke! Kita otw sekarang beli kebutuhannya." ucap Andre semangat.
"Tapi lo yakin cara ini bisa berhasil?" tanya Tresa sedikit ragu.
"Belum tentu, saat melakukannya nanti seorang arwah akan hampir dan menukarkan jiwa kita, tapi itu juga jika arwahnya dateng kalau gak dateng berarti gagal." jawabnya.
"Gue nolak! Kita gak tahu ntar malem apa yang akan terjadi, gue takut cara ini gak berhasil." telak Tresa.
"Gue setuju! Biar gimanapun ini usaha buat kita, jadi gak ada salahnya kalau kita mencoba." kilah Andre tegas.
"Kalau gagal gimana? Kalau arwahnya gak dateng gimana? Lo mau kenapa-kenapa nanti?" decak Tresa.
"Cara ini aman kalau pun gagal juga gak bakal berisiko." seru Starla menghentikan debat mereka.
"Serius cara ini aman? Kalian berdua gak bakal kenapa-kenapa kan?" tanya Tresa masih merasa ragu.
"Jangan khawatir." jawab Starla menghela nafas berat.
Beberapa menit kemudian hening. Andre terus menatap dirinya yang di pasangi selang infus di tangannya, yang ia khawatirkan bukan tubuhnya tapi seseorang yang ada di dalam tubuhnya.
Gak munafik, semenjak ia tahu tentang masalah gadis itu, ia merasa iba dan ingin menjaganya. Kira-kira Andre kenapa ya?
"Oh iya, kenapa tubuh Andre ada di sini? Apa dia kecelakaan? Terus siapa yang nabraknya?" tanya Tresa penasaran dengan hal itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigrasi kamvret
FantasíaOn going Bagaimana jadinya jika Andre si cowok bobrok nan playboy cap badak itu bertransmigrasi ke tubuh seorang cewek yang sudah berimage buruk di mata semua orang, di tambah lagi ia sering di juluki nenek lampir karena sikapnya yang suka membully...
