Cinta pandangan pertama itu memang beneran ada, sama halnya yang dialami oleh Kira. Dia tiba tiba jatuh cinta sama seorang siswa, hanya karena orang itu membantunya.
Simpel bukan? Tapi menurutnya, kejadian itu adalah suatu hal yang sangat spesial.
K...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
8.) Friendzone
🌟🌟🌟
Bel pulang sekolah berbunyi, menandakan jam pelajaran sudah berakhir. Saat saat inilah yang sangat di tunggu oleh para murid, terlebih murid yang kerjaannya hanya tidur di kelas.
"Baik, berhubung bel pulang sudah berbunyi. Ibu akhiri pembelajaran hari ini, ingat! Besok ulangan harian, usahakan nilai kalian harus lebih bagus dari ulangan sebelumnya," ucap bu Eva.
"Baik buu," sahut para murid. Setelah bu Eva, atau guru matematika mereka keluar dari kelas. Seluruh murid kelas XI IPA 2 yang terkenal akan kepintaran dan kekalemannya, segera merapikan alat tulis mereka. Begitu pun Alaksa dan teman temannya.
"Sekarang jadi nggak?" Tanya Fahman pada teman temannya, seraya menyampirkan tasnya di bahu.
"Jadi lah, kan elo yang ngajak. Gue sama Hugo mah ayo ayo aja, yang penting siapin makanan yang banyak. Ya nggak, Go?" Ujar Zio. Hugo mengangguk, membenarkan ucapan Zio.
"Lo gimana Al? Ikut kan?" Tanya Fahman pada Alaksa.
Alaksa bangkit dari duduknya dan menyampirkan tasnya di bahu. "Gue nggak tau, Sara minta gue buat nemenin dia ke Gramedia hari ini."
Hugo mendengus. "Cewek terosss," ledeknya.
"Biarin sih. Emangnya elo, sendiri mulu. Nggak bosen emang?" Celetuk Zio pada Hugo. Sedangkan Hugo, laki laki itu kini menatap Zio sinis.
"Tai, kayak yang nggak aja lo!" Balas Hugo tak terima.
Fahman menepuk bahu Alaksa. "Yaudah nggak apa apa, kita bertiga aja."
Alaksa tersenyum simpul, hanya Fahman lah yang selalu mengerti tentang dirinya.
"Yaudah, gue balik duluan ya," ujar Alaksa pada teman temannya. Setelah teman temannya itu meng iya kan, Alaksa berlalu keluar kelas terlebih dahulu.
"Sara lagi...Sara lagi..." celetuk Hugo.
Fahman menatap Hugo bingung. "Lah kenapa? Cemburu lo?"
"Siapa yang nggak suka sih sama si Sara? Cantik banget gitu juga. Lo juga suka kan Yo?" Tanya Hugo pada Zio.
"Hah apaan? Sotoy lo, orang gue sukanya sama anak XI IPA 5."
"Ohh, yang mantan lo itu ya? Yang inisialnya Ava?"
Zio menoyor kepala Hugo. "Tolol, lo nyebutin namanya bukan inisialnya!"
"Santai anjing! lagian suka sama mantan, kenapa nggak balikan aja sih?"
"Nggak segampang itu, bodoh! Nggak usah ngurusin masalah percintaan gue, urusin aja tuh masalah percintaan lo yang bertepuk sebelah tangan!"
"Udah woy! Gue balik ya, males gue dengerin lo berdua debat mulu." Fahman berlalu keluar kelas, meninggalkan kedua temannya.