5.💫

35 4 0
                                        

5

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.






5. Elsara




🌟🌟🌟





Ava berdecak kesal seraya melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya. Sudah 10 menit ia berdiri di depan rumah menunggu Kira yang masih bersiap siap di kamarnya.

Kira memang tidak terlalu memperhatikan penampilan, tidak seperti dirinya. Namun perempuan itu sangat susah untuk di bangunkan.

Makanya Ava sangat malas jika sudah tidur bersama Kira saat bukan hari libur. Karena perempuan itu membuatnya telat untuk berangkat ke sekolah.

"KIRA BURUAN NAPA IH! TELAT NIH! TAR KALO DI HUKUM JEMUR, MAKE UP GUE LUNTUR!" Teriak Ava dari luar rumahnya.

Setelah di usir oleh Manda, mereka akhirnya memutuskan untuk ke rumah Ava. Lagipula kedua orang tua Ava tengah sibuk dengan urusan bisnis di luar kota.

Sebenarnya Ava malas mengajak Kira untuk menginap di rumahnya. Perempuan itu sangat susah untuk bangun pagi, dan pasti mereka akan telat masuk sekolah.

Tapi dia sangat peduli dengan Kira. Ava tau kalau Kira tengah mempunyai masalah keluarga, makanya Ava tak tega dan membiarkan Kira menginap di rumahnya.

Ava berdecak kesal, karena Kira tak kunjung keluar dari kamar. "KIR GUE SERIUS YA! 1 MENIT NGGAK TURUN, JALAN LO__"

"Duuuhh...bacot banget emak emak!" Kira keluar dari kamar Ava, dan dengan santai menuruni tangga.

"Anjing banget ya lo! Gue ribet banget di sini, takut make up luntur. Lo santai banget keluar dari kamar!" Ava terus mengumpati temannya yang ngaret itu.

Kira mengendikkan kedua bahunya. "Siapa suruh pake make up."

Kira berjalan mendahului Ava, membuat Ava menggeram kesal.

"Lo tuh ya, bener bener! Tar kalo kita telat gimana?"

Kira memutar kedua bola matanya, ia masih terus berjalan keluar rumah Ava. "Tinggal telat, apa susahnya sih?"

Ava berdecak tak habis pikir. "Ternyata otak gue masih berjalan juga daripada otak lo. Lo tuh keterlaluan tau nggak malesnya."

"Terserah deh, lo mau bilang apa. Lagian males, sama otak. Apa hubungannya?" Kira membuka pintu mobilnya dan langsung masuk mobil.

Sedangkan Ava mendesis kesal. Temannya itu memang tidak tahu diri.

Ava ikut masuk ke dalam mobil Kira dengan wajah kesal. Berdebat dengan Kira memang selalu membuatnya darah tinggi.

OUR Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang