Cinta pandangan pertama itu memang beneran ada, sama halnya yang dialami oleh Kira. Dia tiba tiba jatuh cinta sama seorang siswa, hanya karena orang itu membantunya.
Simpel bukan? Tapi menurutnya, kejadian itu adalah suatu hal yang sangat spesial.
K...
"Sa, jangan langsung ngasih tau ke orang orang ya kalo kita udah jadian. Besok aja, kalo sekarang terlalu mendadak."
Alaksa terdiam sesaat, kemudian menghela napas berat. "Yaudah terserah kamu, yang penting kamunya nyaman aja."
Kira tersenyum lega, karena Alaksa dapat mengerti keinginannya itu. "Yaudah, aku turun ya."
Kira sudah ingin membuka pintu mobil, namun terhenti karena Alaksa memanggilnya. Alhasil perempuan itu kembali menoleh pada Alaksa.
"I love you," kata Alaksa.
Bukannya tersenyum bahagia, Kira malah melongo karena ucapan Alaksa.
Alaksa yang melihat wajah tercengang Kira, langsung mengusap wajah perempuan itu. "Biasa aja ngeliatinnya, kayak nggak pernah di bilang gitu aja. Tar pulang bareng nggak?"
Kira mengerjapkan matanya, ia langsung mengalihkan pandagannya. "Apaan sih...nggak, aku mau ke rumah Manda dulu."
"Oh yaudah."
"I...iyaudah..."
Alaksa mengangkat kedua alisnya. "Nggak turun? Apa mau di cium la__"
"Iya iya ini aku turun!" Kira langsung membuka pintu mobil Alaksa dan keluar dari mobil laki laki itu.
Setelah melambaikan tangan pada pacarnya itu, Kira segera berbalik arah menuju gerbang tersembunyi di belakang sekolah. Untung saja ia sudah sering terlambat dan tau apa yang harus di lakukannya, makanya Kira tak takut kena hukuman.
🌟🌟🌟
Bel istirahat berbunyi, namun Ava dan Manda daritadi tidak melihat Kira memasuki kelas.
Kedua perempuan itu penasaran, kemana Kira sebenarnya. Karena Kira sama sekali tidak memberikan kabar pada mereka.