22.💫

23 5 0
                                    

You know it's trueEverything i do, i do it for you

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

You know it's true
Everything i do, i do it for you

~(Everything i do) i do it for you - Bryan Adams~

22. Rencana Ava (2)


🌟🌟🌟



Lagi lagi Kira hanya bisa menghela napasnya, seraya memikirkan ucapan Ava tentang Alaksa tadi siang.

Ia masih bingung dengan perasaannya sekarang. Apakah ia benar benar harus memperjuangkan Alaksa?

Tapi Kira takut, takut kejadian yang sudah ia alami terulang kembali.

Saat ini Kira tengah bersantai di belakang rumahnya, lebih tepatnya di pinggir kolam renang.

Dengan mencelupkan kedua kakinya ke dalam dinginnya air kolam dan juga terpaan kecil angin malam membuatnya sedikit tenang.

Walaupun tidak begitu tenang, karena ia masih memikirkan rencana Ava mengenai Alaksa siang tadi.

"Apa gue lakuin aja ya?" Kira bermonolog dengan dirinya sendiri. Sejujurnya ia sangat bingung sekarang.

"Kamu lagi ngapain disini sendirian?"

Kira menoleh, mendengar suara papahnya yang menegurnya.

Zaki ikut duduk di samping Kira dan juga mencelupkan setengah kedua kakinya ke kolam.

"Kamu lagi mikirin apa?"

Kira menggeleng. "Nggak mikirin apa apa kok pah."

Zaki terkekeh kecil. "Walaupun sekarang kita jarang ngehabisin waktu berdua, tapi papah tau persis siapa putri papah. Kamu bisa cerita sama papah."

Kira tak menjawab ucapan Zaki, namun ia tampak berfikir apakah ia harus bercerita semuanya pada papahnya.

Zaki yang mengetahui kalau putrinya itu tengah bingung, menepuk pundak Kira pelan. "Kalau memang belum siap cerita juga nggak apa apa, tapi kamu tau kan kalau papah akan selalu ada buat kamu. Kalau udah siap cerita, kasih tau papah ya?"

Zaki sudah akan berdiri, karena menurutnya mungkin Kira memang butuh waktu sendiri. Namun tiba tiba tangan Zaki di tahan oleh Kira.

"Aku mau nanya sesuatu sama papah."

Zaki kembali duduk seraya tersenyum pada Kira. "Apa, sayang?"

"Papah pernah memperjuangin seseorang nggak?"

Zaki mengernyitkan keningnya. "Kok papah malah di tanya?"

"Pah, please...jawab aja."

Zaki menghela napas kecil, kemudian mengangguk. "Pernah."

OUR Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang