"Ghm.. Good morning, sweet" Severus memeluk tubuh istrinya dari belakang, menghirup aroma tubuh itu dari ceruk lehernya. Elinor merasakan getaran, sentuhan hangat dengan suara berat nan khas suaminya.
"Lepaskan aku"
"Aku merindukan mu El" pelukannya semakin erat, "Kau mau masak apa sayang"
"Egg.. bacon and sausage"
"Good, I like that" Elinor merasa terganggu, ruang geraknya menjadi semakin terbatasi. "Lepaskan aku, Daddy"
"Hm.. I like that nickname, mommy"
"Please don't be silly, Let me go!" Severus melepaskan pelukannya, ia mengikatkan rambut istrinya agar tidak menghalanginya memasak. "Mommy!!"
"Your daddy its coming sweet heart" Severus justru kesal waktu dirinya memeluk istrinya justru harus tertunda karena perintah sang wanita tersebut.
"Uhm.. good morning mommy" suara imut itu terdengar sangat menyenangkan, Aletha yang semakin besar bertumbuh dan semakin banyak berbicara meskipun masih terdengar seperti menggerutu. "Good morning my lil princess" ia mencium putrinya dari gendongan Severus.
"Aletha.. mau makan apa pagi ini?"
"Cake" ia terkekeh, "No, sweet heart kita makan roti panggang saja dulu ya"
Gadis kecil itu mengangguk, Elinor mengajak putrinya bermain di dapur untuk mengasah motorik kasarnya.
Author kebanyakan belajar parenting begini nih hmm
"Bisakah kau tak mengganggu ku sebentar saja.. dad" Severus memeluk dan mengusap perut istrinya. "Kau semakin gendut El perutmu buncit, kau pasti banyak makanan cepat saji ya di London"
"Memang, lepaskan aku!"
Mereka makan bersama, Elinor lelah harus mendengar ocehan putrinya yang menjelaskan buku baru mengenai dongeng yang ayahnya ceritakan kepadanya tadi malam.
"Are you happy my lil princess?"
"Yeah.. mommy, can you read that book.. again for me" pinta gadis kecil itu dengan mulutnya yang terlumuri makanan. "Yes.. Aletha, habiskan makanmu, kalau tidak.."
Gadis kecil itu mengangguk cepat dan memakan makanannya dengan segera. Severus masih tidak menyangka kalau Elinor bisa mendidik putrinya menjadi lebih tanggap dan cepat bertumbuh, gadis kecilnya semakin lancar berbicara persis seperti ibunya. Meskipun ia sering murung dan cemberut seperti dirinya.
•וווווווווווווו×
Severus mendengar suara tak asik dari dalam kamar mandinya, ada sesuatu yang tidak beres terjadi. Ia melihat Elinor terduduk di lantai, kepalanya berada di lubang tengah kloset.. "Oh my godness"
"Elinor are you okay?"
"Water.. water" Severus dengan segera mengambil segelas air dari teko kecil yang biasa ada di kamarnya. Elinor meminumnya habis. "Oh.. fuck!"
Wanita itu berusaha berdiri dan memegang punggungnya yang pegal serta menguap perutnya. "Are you pregnant?!"
"Oh shit" Severus langsung menggendong tubuh istrinya seperti pasangan pengantin baru. "Itu anak ku kan?"
"Kau pikir aku tidur dengan siapa lagi jika bukan dengan mu" Severus merasa sangat senang. Kekesalan nya malam itu membawa hasil positif yang membuatnya tak ingin melepaskan istrinya lagi. "Aku harap laki laki kali ini"
"Hentikan, turunkan aku!!"
"Tidak, aku akan mempertahankan otot di tubuhku ini dengan menggendong mu.. ini demi kebaikanmu El" Severus justru menjadikan tubuh istrinya sebagai beban olahraga nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE WAY
Fantasía" Siapa kau? " " Aku Severus Snape, suamimu sayang. " . . Sometimes added adult stories [ NOT FOR CHILD ] ⚠️ FOR 18+ 21+ Start : 18 Febuari 2021 End : -
