#1 Fiksi Romance {5 Oktober 2020}
Lucas Dominic Josephine, siapa yang tidak mengenalnya. Pria berusia 24 tahun ini memiliki Ketampanan seperti dewa yunani dan materi yang dimilikinya sehingga membuat nya menjadi salah satu pria terkaya di dunia. Luc...
Seseorang pernah berkata padaku: 'Lebih baik aku kehilangan separuh ingatan dari pada harus menjalani sebuah kenyataan yang justru menyakit kan. Tapi menjalani hidup dengan penuh tanda tanya justru lebih menyakitkan'
(ATHIFA HUMAIRA KHAIRUNNISA)
🌸Happy reading😊🌸
"Selama pagi..."
"Selamat pagi..."
Chloe berjalan menuju meja kerjanya sambil sesekali menahan rasa sakit di pangkal pahanya. 'Kenapa masih nyerih', batin Chloe.
Ia masuk ke ruang kerjanya dan menghembuskan nafas lega. "Akhirnya.."
Chloe meletakkan tasnya dimeja dan membuka laptopnya.
Brakkk...
Chloe segera berdiri saat dua orang pria masuk dengan kasar ke ruangan Chloe. Ia berkacak pinggang dan wajahnya juga terlihat sedang kesal. Ia meletakkan berkas dengan kasar ke meja dan membuat Chloe sedikit takut.
"Apa ini? Kenapa laporan tidak ada yang beres!" teriaknya.
"I'm apologize, Mr"
Pria itu melihat karyawannya dan menyuruhnya pergi. Sekarang hanya ada Chloe dan Marfel di ruangan.
Ia mendekati Chloe dan menatap wajahnya. Jarak mereka begitu dekat. "Ada apa denganmu, sayang" ucapnya lembut. Chloe membuang mukanya kearah lain saat Marfel memegang dagunya.
"Hentikan pak, kita masih di kantor"
Marfel kembali memegang dagu Chloe dan pandangan mereka bertemu, "Jangan memanggilku pak"
"Hentikan Marfel ini tidak benar" katanya sambil menghempaskan tangan Marfel.
"Termasuk menyukaimu?"
Chloe menggelengkan kepalanya, "Hentikan sandiwara ini, aku tidak mau berpura-pura lagi. Lebih baik kita sudahi semuanya"
"Ada apa denganmu? Kau tidak pernah seperti ini sebelumnya. Apa kau tidak mencintai ku lagi"
"Aku tidak pernah mencintaimu" jawab Chloe. Marfel tertawa, "Aku yakin kau pasti bercanda", Chloe hanya diam tanpa menanggapi nya.
Marfel menatap wajahnya, "Terserah apa yang kau katakan. Tapi ingat!! Aku tidak akan melepaskanmu begitu saja" ucap Marfel lalu pergi meninggalkannya.
Chloe langsung duduk di kursi nya lalu menenggelamkan wajahnya diantara lengannya.
***
Seorang wanita cantik memakai kerudung merah tengah duduk di kursi roda. Tangannya dengan lihai menggambar sesosok yang selalu masuk kedalam mimpinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.