Sebelum pergi menuju Kerajaan Timur, Nyonya Thirat sudah mengirimkan surat pribadi pada adiknya, Chai Muang yang merupakan Adipati di Timur. Chai Muang telah menunggu kedatangan kakaknya itu di sebuah rumah istirahat miliknya yang berada di suatu kawasan tersembunyi. Nyonya Thirat mengatakan pada adiknya agar kedatangannya bersama Suda dan juga cucunya jangan sampai diketahui oleh rakyat Kerajaan Timur, apalagi oleh orang-orang dalam istana.
Chai Muang memerintahkan segelintir prajurit kepercayaannya untuk pergi menjemput kakaknya. Lalu Chai Muang menuju ke rumah istirahat yang akan menjadi tempat tinggal kakaknya dan menunggu hingga kakaknya tiba disana.
"Selamat datang di Timur, kakak. Selamat datang di rumah.", ucap Chai Muang ketika melihat kakaknya yang telah lama tak pernah ia temui. Mereka tidak pernah bertemu sejak Nyonya Thirat menikah dengan Tuan Thirat dan tinggal di Selatan. Selama ini kakak beradik itu hanya saling memberi kabar melalui surat pribadi.
Nyonya Thirat memeluk adiknya. Lalu ia mengenalkan Suda Phraya pada adiknya. Suda telah mengetahui Adipati Chai Muang, karena mereka pernah bertemu di acara ulang tahun Raja Don. Seandainya Adipati Chai Muang mengetahui apa yang telah dilakukan oleh putrinya. Tetapi, Suda Phraya tak menyimpan dendam pada Adipati Chai Muang dan putrinya. Ia hanya menyimpan dendam pada Putra Mahkota Prasat yang kini baru saja naik tahta menjadi Raja.
Suda membungkuk untuk memberi hormat sembari menggendong seorang bayi di kedua lengannya.
"Salam hormat, Adipati Chai Muang."
"Senang bertemu lagi, Putri Suda."
Chai Muang mendekat pada bayi Ramcha yang digendong oleh Suda. "Kakak... Bayi ini adalah putranya Artitthaya?"
Nyonya Thirat mengangguk. "Aku meminta bantuanmu untuk menyembunyikan kami demi melindungi Ramcha."
Sebenarnya menyembunyikan putra Sam Phraya sangat berisiko, karena Adipati Chai Muang dapat ikut terseret menjadi pengkhianat. Tetapi, kakaknya memohon bantuan, keponakannya juga membutuhkan bantuan, mana bisa ia abaikan. Chai Muang bukan orang yang tak punya hati nurani.
Kerajaan Timur bukanlah kerajaan dengan militer yang kuat. Jika prajurit dari Kerajaan Keenam menyerang wilayah Timur maka habislah ia. Tapi militer Kerajaan Keenam juga tak sekuat sebelumnya, karena kekuatan yang paling besar berada di wilayah Utara. Dan Utara kini bukan lagi milik Kerajaan Keenam.
"Tenang kak, kau aman disini. Tidak banyak yang mengetahui keberadaan tempat ini, sehingga tidak ada yang akan datang kemari. Aku akan menyembunyikan keberadaanmu dan meninggalkan beberapa pelayan serta prajurit kepercayaanku untuk menjaga kalian disini."
Nyonya Thirat, Suda, dan juga Ramcha tinggal di rumah istirahat itu dan tidak pergi kemana-mana. Segala kebutuhan mereka disediakan oleh pelayan. Bayi Ramcha menjadi sangat rewel. Anak itu biasanya jarang menangis, tetapi kini menjadi mudah menangis. Sepertinya Ramcha yang masih bayi menjadi rewel karena dapat merasakan bahwa ayah dan ibunya tidak berada di sisinya.
Sementara Artitthaya yang harus hidup tanpa putranya setiap malam akan memandangi keranjang bayinya. Tiap malam memeluk selimut tidur Ramcha yang masih memiliki bau khas bayi. Artit sangat kehilangan tentunya. Ia selalu menangis setiap melihat keranjang bayinya yang kosong.
Sam hanya bisa menatap istrinya dari kejauhan. Ia merasa bersalah karena tidak mampu melindungi keluarganya, sehingga keluarganya harus bernasib malang seperti itu. Ayahnya yang merupakan seorang prajurit dengan penuh kehormatan harus mengakhiri hidup sebagai pengkhianat dan dieksekusi di depan rakyat wilayah Selatan. Thong Phraya dilempari batu dan diludahi oleh banyak orang sebelum dihukum gantung. Bagaimana bisa seorang yang menyerahkan hidupnya untuk kepentingan rakyat Kerajaan Keenam harus dikhianati oleh rakyat yang ia tolong?
KAMU SEDANG MEMBACA
The Throne
Ficção Histórica[SingKit] ⚠️OMEGAVERSE (A/B/O), 21+⚠️ Pada suatu benua yang berada di belahan Bumi bagian utara, terdapat 6 pulau yang memiliki 6 kerajaan dengan wilayahnya masing-masing. Hingga seseorang berhasil menyatukan keenam kerajaan menjadi satu kerajaan ya...
