Cuardach : 12. Trotoar

1.5K 208 0
                                        

Hari berjalan begitu cepat. Kini, sudah dua bulan kempatnya bersama. Bercanda, tertawa, menangis, menghadapi semuanya bersama.

Jisoo tersenyum melihat kedekatannya dengan kakak adik kembar dan juga Jennie yang terkadang bergabung dengan kehangatan yang terjadi.

Masih dengan senyum lebarnya, berjalan menyusuri trotoar jalanan itu dengan kantong plastic yang berisi susu coklat untuk Chaeyoung juga Lalice.

Menyebrang jalan dengan tenang, Jisoo dikejutkan dengan seseorang Pria paruh baya yang memegang tangannya. Tatapan pria itu bergetar dan matanya berkaca kaca.

"Jisoo-ya? Kau Jisoo ku?"
Mata Jisoo terbelalak ketika pria itu mengetahui namanya bahkan memeluknya dengan erat.

"Paman, maaf. Aku tidak mengenalmu" Jisoo melepaskan pelukan itu sepihak, se tetes air mata pria itu jatuh. Jisoo dapat melihatnya.

"Jisoo, ini Appa. Aku ayahmu" Kata yang keluar dari mulut Seojoon itu membuat Jisoo memaku di tempat. Benarkah lelaki di depannya ini adalah ayahnya?

"Ayahku? Kau bercanda? Bahkan ayahku tak pernah mengharapkan ku" Setelah mengeluarkan kata kata itu Jisoo ingin meninggalkan trotoar itu tetapi Seojoon memeluknya erat.

"Ya! Paman! Apa kau gila?" Jisoo mendorong Seojoon dengan tenaga yang cukup kuat sehingga Seojoon mundur beberapa langkah kebelakang.

"Jisoo, aku benar ayahmu. Ikutlah Appa pulang kerumah, nak" Seojoon ingin menggenggam tangan Jisoo namun dengan cepat Jisoo menepisnya dengan kuat.

"Paman, jika kau memang ayahku kenapa kau membuangku? Kenapa kau meninggalkan ku dipanti asuhan? Tak tahu kah kau bahwa aku hidup dengan kesulitan selama ini? Aku tak peduli jika kau memang ayah kandungku. Aku.. tak akan pernah kembali kepadamu"

Bibir Seojoon tampak kelu, kini dia hanya diam mematung melihat punggung anaknya yang mulai menjauh. Dia sungguh tak ingin kehilangan anaknya lagi, menekan tombol di ponsel canggihnya itu. Mengambil foto Jisoo dengan ponselnya, mengirimnya ke bawahannya.

Sekretaris Jung
Online

Sekretaris Jung, Tolong cari tahu tentanggadis yang ada di foto ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sekretaris Jung, Tolong cari tahu tentang
gadis yang ada di foto ini. Kerahkan orang
sebanyak mungkin -15.46 KST

Baik tuan segera saya lakukan -15.47 KST

.....

Membuka pintu cukup keras, memasuki apartement lusuh itu dengan tergesa gesa dan terduduk lesu di sofa kumuh itu. Pandangannya kosong menghadap ke depan.

Lisa dan Chaeyoung yang melihat itupun merasa bingung dan cemas. Apa Jisoo baru saja membunuh seseorang?

"Unnie, ada apa?" Chaeyoung bertanya dengan cemas, begitupun Lisa yang segera duduk di samping Jisoo.

"Tadi aku bertemu seseorang yang mengaku sebagai ayahku" Ucap Jisoo mampu membuat keduanya terkejut. Bahkan Lisa hampir tersedak.

"Mwo? Dimana?" Kali ini Lisa yang bertanya.

"Aku bertemunya saat ingin pulang kerumah, aku sangat terkejut bertemu dengannya" Jisoo berucap dengan nada panik.
"Dia mengajak ku untuk kembali kerumahnya, tapi aku tak mau" Jisoo menyambung ucapannya.

"Chaeyoung-ah, apa yang harus Unnie lakukan sekarang?" Jisoo bertanya dengan gusar kepada Chaeyoung.

"Unnie, aku tak bermaksud untuk mengusirmu dari sini. Tapi bukan kah lebih baik jika kau kembali kerumah mu? Kau akan hidup layak disana" Lisa mulai mengeluarkan suaranya.

"Lisa benar Unnie, kau sudah cukup kesulitan selama ini. Setidaknya jika kau kembali ke rumah ayahmu aku bisa meminta traktiran darimu se sering mungkin" Chaeyoung menimbali ucapan Lisa.

Kini Jisoo tengah berada di kegundahan yang teramat. Yang dikatakan Chaeyoung dan Lisa memanglah benar, tapi bukan kah dirinya telah di buang? Apakah keluarga ayahnya akan menerimanya dengan baik?

"Apakah mereka akan menerimaku?" Jisoo bertanya dengan nada lirih.

"Tentu saja!" Lisa dan Chaeyoung berucap secara bersamaan.

"Tapi Unnie, jika kau kembali rumah ini akan menjadi sepi" Chaeyoung berucap dengan lirih lalu memeluk Jisoo dengan erat.

"Kembali lah Unnie, dan sering sering berkunjung kemari" Lisa berucap dan ikut memeluk Jisoo.

"Ya! Kalian menyuruh ku kembali, bahkan aku tak tau alamat rumah ayahku dimana" Ucapan Jisoo itu membuat keduanya semakin mengeratkan pelukan.

"Baguslah, kau akan tetap bersama kami selamanya"

Palembang, 22 Desember 2021.

Bintang

Cuardach Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang