Happy reading
"SAYANG DASI AKU MANA?" Angkasa menuruni anak tangga dengan cepat untuk menghampiri sang istri yang sedang memasak di dapur.
"Sayang dasi aku enggak ada" adunya.
"Ada. Coba cari yang bener!"
"Enggak ada, aku udah cari-cari dari tadi tapi tetep enggak ketemu"
"Coba cari lagi! palingan keselip"
Bukannya menuruti perkataan sang istri, Angkasa malah melingkarkan tangannya di pinggang Nara dan menaruh kepalanya di ceruk leher Nara.
"Ishh...jangan gitu! aku lagi masak" Nara membalikan badannya berhadapan dengan Angkasa. Angkasa tersenyum manis ia langsung mengecup bibir Nara lembut.
"Cariin dasi aku dulu" ucap Angkasa dengan nada merengek.
Nara mematikan kompor, lalu ia menuju kamar untuk mencari dasi milik Angkasa.
Sesampainya di kamar, Nara menatap Angkasa geram jelas-jelas dasinya ada di atas kasur. Nara mengambil dasi itu dan memberikannya kepada Angkasa.
"Ini kalau bukan dasi apa? Kamu itu kalau cari yang bener dong. Jelas-jelas dasi kamu ada di atas kasur masa kamu enggak lihat sih"
"Huss.. pagi-pagi enggak boleh marah-marah. Mending sekaran kamu pakein dasi aku" Angkasa menarik pinggang Nara dan memeluknya dari depan.
Nara memutar bola matanya malas namun tak urung ia mulai memakaikan dasi untuk Angkasa.
Angkasa mengamati wajah cantik Nara yang sedang fokus memasangkan dasi di lehernya. Ia sedikit menundukkan badannya agar Nara tak kesulitan saat memasangkan dasinya.
"Nah udah rapi" ucap Nara dengan senyum manisnya.
Cup
Satu kecupan Angkasa berikan di bibir ranum Nara.
"Makasih sayang"
"Papa" suara anak kecil khas bangun tidur itu mengalihkan perhatian Angkasa dari sang istri.
Angkasa tersenyum manis lalu menghampiri anaknya yang baru saja bangun tidur.
"Hay jagoan papa udah bangun"
Tepat saat Nara lulus SMA Angkasa bertunangan dengan Nara dan satu tahun kemudian Angkasa mengajak Nara menikah. Lima tahun sudah pernikahan mereka dan mereka di karuniai seorang putra bernama ANGGARA PUTRA LIONIL yang kini berusia empat tahun kurang. Nara juga tengah mengandung anak ke dua yang masih 2 bulan.
"Papa au belangkat kelja?" Gara bangun dari tidurnya dan memeluk leher sang papa.
Angkasa mencium kedua pipi Gara yang amat gembul.
"Iya sayang, papa mau berangkat kerja"
"Gala mau ikut papa" Gara mengeratkan pelukannya di leher sang papa seolah tak memperbolehkannya pergi.
"Sayang, papa harus kerja. Gara di rumah aja ya, jagain mama sama dede. Nanti kalau Gara ikut papa siapa yang mau jagain mama?"
"Tapi Gala mau main sama papa" Ucapnya dengan nada merengek dan sedikit cadel.
"Iya, nanti kalau papa pulang dari kantor, papa bakal main sama Gara"
"Tapi papa pulangnya lama"
"Papa janji, papa bakal pulang awal buat main sama Gara"
"Janji ya pa"
"Iya, papa janji" Angkasa tersenyum manis kepada Gara.
Nara yang melihat interaksi anak dan suami jadi terharu. Nara menghampiri keduanya dan ikut berpelukan. Nara berharap kepada tuhan semoga keluarga kecilnya bahagia selalu.
KAMU SEDANG MEMBACA
NARAKASA [SUDAH TERBIT]
Teen FictionPart masih lengkap! ANARA PUTRI RAINDIKA gadis cantik penyuka permen kaki ANGKASA PRAJA LIONIL cowo ganteng ketua geng motor
![NARAKASA [SUDAH TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/285193183-64-k990674.jpg)