Teh tawar pada cangkir diatas meja
Sengaja kubiarkan dingin
Kubiarkan tetap tawar sekalipun gula ada disamping sebagai kawan
Sendok kecil aku gunakan untuk mengaduk teh, padahal tak berguna
Rasanya tetap tawar tak ada waktu untuk menawar
Teh tawar dalam cangkir diatas meja
Cangkir putih berhias goresan hitam menggambarkan cerita
Tanpa berkata, namun indah maknanya sampai pada indera
Ukurannya kecil tapi tak habis dalam satu tegukan
Sudah kubiarkan dingin, rupanya hangat masih tinggal dipermukaan
Teh tawar diatas meja kaca dekat jendela
Sebenarnya aku tidak menyukainya
Namun aku bisa apa ? Tak ada yang bisa kulakukan
Seperti pahit rindu yang tak bisa ditawarkan dengan secangkir teh ku ini
Tak ada penawaran !
KAMU SEDANG MEMBACA
SUDUT RUANG RINDU
PoetrySerupa sajak untuk meninggalkan jejak Serupa isi hati yang sepi tak ditinggali Di pojok ruang rindu yang sunyi, aku mencerna setiap hadir yang selanjutnya digantikan oleh pergi. Sudut Ruang Rindu itu, tak pernah sesak terisi.
