Langkah kecil berjinjit
Langkah pelan tidak kedengaran
Berjinjit agar tak menginjak garis
Sungguh, tingkah yang manis
Siapa sangka,
Rupanya langkah itu diiringi dengan tangis
Telapak tangan melambai
Jalan pikiran berandai
Berangan, kiranya akan sampai
Sungguh, pemandangan yang damai
Siapa sangka,
Rupanya ada air mata yang berderai
Langkah kecil berjinjit
Berharap tak menginjak garis
Kini tubuh telah sampai
Pada sudut ruang dengan tirai menjuntai
Siapa sangka,
Tubuhnya kini kembali dipeluk sepi
Seorang diri
KAMU SEDANG MEMBACA
SUDUT RUANG RINDU
PoetrySerupa sajak untuk meninggalkan jejak Serupa isi hati yang sepi tak ditinggali Di pojok ruang rindu yang sunyi, aku mencerna setiap hadir yang selanjutnya digantikan oleh pergi. Sudut Ruang Rindu itu, tak pernah sesak terisi.
