Diam seperti batu, dikata bisu
Berucap sepatah kata, dicap banyak bicara
Diri dibawanya tenang, diterpa angin
Apalagi gelisah, sudah pasti disangka banyak tingkah
Sungguh lelah
Hujan lebat seketika reda
Sebab dibentak rindu
Cukuplah tak mendapati temu
Ini sudah cukup sendu
Cukup berisik jua teriakan sunyi yang menggema
Menggaung sampai diujung relung
Aku diam tak berkata
Sudahlah teriak kencang aku sedari tadi
Mencoba tenang dalam kegelisahan
Bagaimana tidak, jika hati dibuatnya gundah tak karuan
Sungguh lelah
Hujan reda tak lama kembali deras
Rindu sudah tidak tahu lagi, sudah dibatas waras
Gema sunyi lenyap tak lagi terdengar
Mungkin sudah hilang terjerat akar
KAMU SEDANG MEMBACA
SUDUT RUANG RINDU
PoetrySerupa sajak untuk meninggalkan jejak Serupa isi hati yang sepi tak ditinggali Di pojok ruang rindu yang sunyi, aku mencerna setiap hadir yang selanjutnya digantikan oleh pergi. Sudut Ruang Rindu itu, tak pernah sesak terisi.
