Gelagat tak bisa pergi sangat kentara
Gerik gerak tertangkap ekor mata
Sekali mengendap - endap langkahnya
Sekali berhati hati tak bersuara
Sepi tak bisa mengelak hati
Raga merana jiwa meronta
Dalam diam duduk diatas sofa
Meringkuk menenggelamkan kepala
Sembunyi, agar tak ada yang melihat air matanya
Sukar, sepi tak pernah rela berpindah
Peluk lutut mendekap diri
Rindu terkutuk menerkam hati
Dirinya hanyut, tak ingin mati
Sekali jiwa tersungkur diatas bumi
Masih tak ingin mati, namun sepi tak pernah angkat kaki
KAMU SEDANG MEMBACA
SUDUT RUANG RINDU
PoetrySerupa sajak untuk meninggalkan jejak Serupa isi hati yang sepi tak ditinggali Di pojok ruang rindu yang sunyi, aku mencerna setiap hadir yang selanjutnya digantikan oleh pergi. Sudut Ruang Rindu itu, tak pernah sesak terisi.
