Caca berdiri di depan ruang aula di lantai dua sekolah bersama Varena dan Syeina. Mereka menunggu waktu acara dimulai. Kelas dua belas memang ada jadwal untuk sosialisasi dari beberapa kampus.
"Ini lama amat dah, capek gue berdiri," gerutu Varena.
"Lo tinggal masuk dan duduk. Ribet amat lo!" timpal Caca. "Ini dari kampus mana dah? Lama amat sampe lima belas menit molornya," tambahnya.
Syeina langsung menoleh ke arah Caca, "Lo gak tau? Dari anak kertawijaya loh, Car. Emang kak Regan gak cerita sama lo? Atau lo beneran udah putus ya?" tanyanya menyelidik.
Caca mengerutkan keningnya bingung, "Maksud lo?"
Varena sedikit mendekat sembari menggulir layar ponselnya, "Jadi beberapa hari yang lalu, ada postingan di akun gosipnya kertawijaya. Foto kak Regan ngasih gelang ke cewek. Dan gelangnya itu gelang mahal gila!"
"Yang dikasih itu ternyata namanya Reina. Orangnya modis, korean style banget. Cuma kaya apa ya, emm, songong gitu sih orangnya waktu gue stalk ignya. Terus di captionnya tuh segala bilang double R segala, ih ngeselin tau. Mending Caramel kemana-mana kan," cerocos Syeina.
Varena menyodorkan ponselnya yang memperlihatkan postingan akun gosip itu, "Lo sih dari kemaren-kemaren gak ikut ngantin, terus pas pulang juga langsung cabut, kita jadi gak bisa ngasih info."
Caca melihat foto itu tanpa ekspresi. Sebenarnya, foto itu biasa saja. Caption dan komennya saja yang lebay. Merasa cemburu atau kesal karena foto? Tentu saja tidak.
Caca tau kenapa Regan menyodorkan gelang itu kepada Reina. Karena memang itu milik Reina yang entah kenapa bisa masuk di jaket Regan. Kalau menurut Caca, itu memang cuma akal-akalan Reina saja.
Suara mobil beriringan masuk ke parkiran sekolah mengalihkan pandangan Caca. Ada 2 mobil yang Caca kenali, itu milih Ardi dan Alan.
"Itu kayanya Kakak ganteng yang bakal ngisi materi pertama udah dateng," ucap salah satu siswa osis yang memang berdiri tidak jauh dari Caca.
Caca kembali fokus kepada dua temannya, "Gue gak putus btw. Siapa tau ini punya si cewek ini jatuh terus diambilin Regan. Akun gosipnya aja yang melebih-lebihkan."
"Bener juga. Emang gak jelas nih akun gosip, harus dimusnahin," timpal Varena garang.
Syeina tiba-tiba menunjuk gerombolan yang baru muncul dari tangga, "Itu 'kan si Reina Reina itu?"
Caca dan Varena menoleh kebelang, lalu kembali lagi menatap Syeina, "Iya," balas Caca santai.
"Emang modis banget sih gayanya," ucap Varena.
Asik mengobrol, tiba-tiba Reyhan datang menyodorkan paperbag kepada Caca, "Dari Erin." Setelah mengucapkan dua kata itu, Reyhan langsung melenggang pergi. Caca bahkan harus berteriak untuk mengucapkan terima kasih.
Tentu saja hal itu menjadi pusat perhatian. Tapi Caca tak mau ambil pusing. "Erin siapa wey?!" tanya Varena.
"Pacarnya," balas Caca.
Pembicaraan mereka terhenti saat anak osis menyuruh seluruh siswa kelas dua belas masuk ruang aula karena acara akan segera dimulai.
Caca yang malas berdesak-desakan memilih untuk paling akhir masuk ruangan. Gadis itu seketika berbalik badan karena ada yang mengusap puncak kepalanya.
"Loh, Abang sama Adek sama siapa?!" pekik Caca tanpa sadar saat melihat Regan yang ternyata mengusap puncak kepalanya.
Semua pasang mata tertuju kepadanya. Lagi-lagi Caca tidak peduli dan masih menuntut jawaban dari suaminya itu. Regan malah terkekeh, "Ada di mobil sama Adel. Cepet masuk, ngomelnya nanti aja, biar aku cepet juga selesainya."
KAMU SEDANG MEMBACA
CARAMELLA [Sudah Terbit]
RomansaSequel Regantara. After they have Elysian and Averly. Baca dulu cerita Regantara biar paham tokohnya! Menjadi orang tua ternyata tidak semudah bayangan, banyak hal yang dilalui Caca sebagai seorang ibu muda. Tangis, bahagia, sedih, dan senang. Begit...
![CARAMELLA [Sudah Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/288440223-64-k226551.jpg)