Raja Andrian dengan cepat membawa kudanya untuk segera sampai di Kerajaan Alaska. Jika kalian bertanya kenapa Raja Andrian tidak menyuruh pengawalnya untuk menjemput Putri Adara? Maka jawabannya karena jika berkenaan dengan keinginan pangeran kecilnya itu, maka Raja Andrian akan melakukannya sendiri tanpa adanya campur tangan dari siapapun.
Pangeran Elbrata dan Putri Adara memang sudah saling mengenal satu sama lain, itu dikarenakan sejak bayi mereka memang sering dipertemukan. Karena itulah keduanya menjadi sahabat sejak mereka masih kecil.
Kerajaan Alaska ini merupakan kerajaan sekutu dari Kerajaan Ambarawa, jaraknya mungkin hanya sekitar dua jam saja dari Kerajaan Ambarawa menuju Kerajaan Alaska. Saat ini Kerajaan Alaska dipimpin oleh Raja Adrian, ia merupakan sahabat karib dari Raja Andrian sejak mereka masih kecil. Bahkan tak jarang banyak orang yang mengira mereka saudara kembar, hal itu dikarenakan paras keduanya hampir bisa dikatakan mirip walaupun masih lebih tampan Raja Andrian. Selain itu, keduanya juga memiliki nama yang hampir sama, hanya kurang satu huruf N saja untuk keduanya memiliki nama yang sama.
Raja Adrian menikah dengan Ratu Dayana tepat dua tahun sebelum Raja Andrian menikah dengan Ratu Andira. Ratu Dayana dan juga Ratu Andira ini juga sudah sangat dekat layaknya sahabat seperti kedua suaminya. Mereka bahkan tak jarang sering keluar bersama ketika ada waktu luang.
Raja Adrian dan Ratu Dayana sudah memiliki dua orang anak, anak yang pertama seorang laki-laki yaitu Pangeran Adenar, dan anak yang kedua seorang perempuan yaitu Putri Adara. Pangeran Adenar saat ini berusia enam tahun, sedangkan Putri Adara berusia tiga tahun. Pangeran Adenar ini tidak terlalu suka dengan adiknya, karena ia menganggap dengan hadirnya Putri Adara di hidupnya, maka semua kasih sayang orang tuanya menjadi terbagi untuknya. Namun tetap saja ketika Putri Adara bermain dengan Pangeran Elbrata, Pangeran Adenar menjadi cemburu karena merasa adiknya lebih menyayangi Pangeran Elbrata dibandingkan dirinya.
•••••
Kerajaan Alaska
"Mana putri kecilku ituuuuuu." Teriak Raja Andrian seraya memasuki ruangan milik gadis kecil yang tak lain adalah Putri Adara.
Putri Adara yang sedang mandi pun langsung menoleh ke arah sumber suara. Ia sangat kenal betul dengan suara itu, suara yang tak lain adalah suara milik ayah dari sahabatnya.
"Ayah Andlian, apa El ada disiniii?" ucap Putri Adara. Sama halnya dengan Pangeran Elbrata, Putri Adara juga sedikit kesusahan untuk mengatakan huruf R.
"El tidak ikut kemari, tapi ayah kesini untuk menjempumu menemuinya, kau mau bermain dengan El Adara?"
"Aku mau, aku mau."
"Hmm baiklah, selesaikan mandimu terlebih dahulu, ayah mau menemui Ayah Adrian terlebih dahulu."
Putri Adara mengangguk dengan semangat.
Raja Andrian pun pergi meninggalkan ruangan Putri Adara, saat ini ia sedang berjalan menuju keberadaan sahabatnya yaitu Raja Adrian.
"Kau kemari sendirian Andri? Andira tidak ikut?" ucap seorang perempuan yang tak lain adalah Ratu Dayana yang merupakan istri dari Raja Adrian.
Raja Andrian yang mendengar itu langsung menoleh ke samping, dan benar saja ada istri sahabatnya yang sedang berbicara dengannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
AMBARAWA
FantasyAkankah cinta harus berakhir lantaran maut yang memisahkan antara sepasang kekasih yang memang ditakdirkan untuk hidup bersama? Bagaimana menurutmu? Menurut sebagian orang, kematian mungkin merupakan akhir dari segalanya, namun ada juga yang percaya...
