I Miss U Baby Girl

2.8K 37 0
                                        

London
Trixie sedang membaca buku sembari berbaring di atas ranjang nya.

Tok..tok..
Suara Bel Kamar Trixie.
" Hold on. I'm Coming ".
Trixie melangkahkan kaki nya menuju pintu kamar nya. Didapati maid nya yang sedang membawakan nya sebucket bunga yang sangat indah. Tak sabar Trixie pun langsung menerima bunga yang ia dapati sore ini.
" Miss Trixie, this for you ".
Ucap ramah maid mansion pada Trixie.
" Thanks ".
Trixie tersenyum senang sekaligus berkaca-kaca. Karena ia sangat tau betul siapa yang mengirimkan nya sebucket bunga ini. Ya siapa lagi kalau bukan Felix Morrone. Ayah angkat Trixie. Ia begitu sosweet pada nya. Dengan membaca beberapa kata di balik bucket bunga itu membuat Trixie semakin senang.
" Ohh it's so sweet ".
Ucap nya selepas membaca pesan singkat yang Felix berikan melalui kertas dibalik bucket bunga itu. Tak mau melupakan moment indah ini Trixie pun mengambil ponsel kesayangan nya dan memotret beberapa gambar lalu mengirim nya kepada Felix

" Thank you Daddy ❤️ "
" 🖼 Trixie sending you a pict ".
" Aku akan menyimpan nya disini."
Trixie menyimpan bucket bunga nya di atas meja dekat dengan meja rias nya, tak lepas terus menciumi aroma bunga segar yang baru saja ia dapati. Ia pun kembali menaiki ranjang nya dan kembali membaca buku yang sedang ia baca tadi. Lama nya Trixie membaca ia lun terlelap tidur. Memang sangat mudah bagi nya  terlelap tidur, dengan kepala nya yang menyender pada bantak saja mudah bagi nya untuk tidur. Namun berbeda jika ia sedang banyak pikiran.

🍭🍭

Felix menginjakan kaki nya di atas lantai Bandara International London. Diri nya  dijemput langsung dengan supir yang sudah Antonio utus dari perusahaan nya.
" Finally London".
Felix menghirup kencang udara malam London yang sangat ia rindukan.
Ia pun langsung memasuki mobil sport yang akan membawa nya langsung menuju mansion besar nya itu.
Merasa sedikit bosan akibat perjalanan yang terhambat akibat macet, Felix membuka benda kecil canggih milik nya. Dan melihat bahwa ada pesan singkat dan gambar massages dari Trixie. Ia pun langsung membaca pesan tersebut dan membalas nya.

" U like it ? "

Tak kunjung menerima balasan dari gadis cantik nya, Felix pun memilih berbaring dan tidur kulit empuk jok mobil sport milik nya sambil mendegarkan musik.
Tak lama dari kemacetan tadi, mobil yang mengantar nya menuju Mansion nya itu melesat kencang menuju kediaman nya.
Dan langsung disambut oleh penjaga Mansion nya saat menyadari kedatangan nya.
Felix tak sabar untuk segera bertemu dengan Trixie, gadis cantik nya. Apakah Trixie merindukan nya sama seperti diri nya merindukan Trixie?. Yang jelas sekarang adalah ia harus segara membersihkan badan nya dan bertemu langsung dengan gadis kesayangan nya itu.

🍭🍭

Kedatangan Felix di Mansion nya tidak seperti apa yang ia harapakan, suasana Mansion begitu sunyi dan sepi, tidak ada kehidupan sama sekali kecuali suara jam dinding yang berdenting menunjukan pukul 12 malam. Mungkin karena sudah larut malam dan Trixie pun sudah terlelap tidur. Felix berencana akan mengunjungi Trixie esok pagi, tak mau mengganggu tidur sang putri. Ia pun langsung memasuki kamar nya dan di ikuti assistant Mansion nya membawa koper dan barang bawaan milik Felix
" Taruh disana saja ".
Perintah Felix yang langsung diikuti oleh assistannya itu. Ia langsung mebersihkan badan nya dan kembali membaringkan badan nya di atas ranjang berukuran king size nya.
Sudah beberapa kali Felix mencoba memejamkan mata nya, ia tetap tidak kunjung tertidur, mungkin akibat dari tidur nya yang panjang saat perjalanan dari LV menuju London. Bingung harus melakukan apa Felix pun beranjak dari ranjang nya dan pergi menuju kamar Trixie. Ia ingin melihat wajah gadis cantik nya itu walau hanya dari ambang pintu, karena ia tak ingin membangunkan Trixie.
Sesampai nya di kamar Trixie, Felix langsung membuka pintu kamar nya, ia sangat yakin bahwa gadis nya sedang tertidur nyenyak disana. Melihat pemandangan manis itu membuat Felix mengembangkan senyum nya.
" My beautifull girl ".
Felix yang tadi nya hanya berdiam diri di ambang pintu kini melangkahkan kaki nya menuju arah ranjang Trixie. Ia ingin melihat lebih dekat wajah gadis cantik nya yg ia rindukan itu. Rasa rindu Felix belum terobati, ia memutuskan untuk berbaring dan tidur tepat disamping Trixie.
" I Miss You baby girl "
Bisik Felix sembari mencium harum aroma vanila dari badan Trixie yang Felix rindukan membuat nya semakin merasa nyaman dan tentram. Mereka pun tertidur lelap bersama di atas ranjang berukuran queen size milik Trixie.




















Next Ada adegan 18+..

























BOCIL MINGGIR DULUU !!!

Daddy Dark DesireCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang