" Alright see you later ! ".
Trixie melangkahkan kaki nya pergi meninggalkan Elio.
" Bye pretty ! ".
Senyum Elio mengembang sempurna.
🍭🍭
Trixie memarkirkan mobil nya di garasi, suara gemuruh knalpot mobil nya menggelegar memenuhi seluruh tuangan. Felix keluar menghampiri gadis nya.
" Hey sweetheart ! ".
Dicium nya pipi kiri Trixie oleh nya.
" Heyy youu ".
Jawab Trixie polos.
" You ok baby? "
Trixie menghela napas kemudian mengembangkan senyum nya.
" Yeaah sure ".
Kemudian melangkahkan kaki nya pergi meninggalkan Felix.
Felix mengnyeringitkan dahi nya. Heran dengan tingkah gadis nya ini. Yang awal nya baik-baik saja kini berubah 180 derajat.
Namun tak dihiraukan Felix kembali masuk ke dalam.
🍭🍭
" Huuff lelah sekali hari ini, tapi tak apa seengga nya gua ketemu cogan ".
Trixie menghamparkan badan mungil nya di atas ranjang berukuran queen size nya.
Membayangkan betapa tampan nya wajah Elio tadi.
Mata nya yang terang nan kalem dan bibir nya yang menggoda tak mudah bagi Trixie untuk menahan diri nya. Elio memang seorang model, sangat wajar bagi nya jika berfaras tampan.
" Kenapa harus ketemu dia sih ".
Trixie membayangkan kembali betapa indah nya hubungan pacaran nya dahulu ketika bersama Alex. Namun Alex lebih tinggi dari pada Elio, dan juga cinta pertama Trixie ketika menginjak kota London.
Perasaan Trixie hari ini sangat tidak bisa digambarkan, satu sisi ia senang bisa bertemu momy nya dan sekaligus bertemu Elio, sedangkan di satu sisi ia merindukan Alex.
Memang dunia ini kadang sengaja membuat diri nya merasa bingung, bahkan senang dan sedih dalam waktu yang bersama.
" Hufff.. Alex "
" I really miss you ".
Trixie memejamkam mata nya sebari menggenggam ponsel nya erat di atas perut nya.
" Sudahlah. Mungkin memang harus seperti ini jalan nya ".
Ia melepaskan tas tali bra nya dan memilih untuk terlelap tidur.
Tak lama 10 menit kemudian pintu kamar Trixie terketuk.
" Sweetheart are you alright baby ? ".
Tak mendapat sautan dari dalam Felix membuka langsung pintu kamar Trixie.
Melihat bahwa gadis nya sedang terlelap pulas, dengan riasan wajah yang masih menempel di wajah nya membuat Trixie terlihat sangat menawan.
" Oh god why she's my daughter ".
" Why don't you just make us as a couple ".
Keluh Felix sembari memandangi Trixie tang sedang tertidur.
Ia ikut membaringkan badan nya di samping Trixie. Hanya memandangi wajah nya saja Felix merasa sangat tenang. Felix mengusap perlahan pipi mulus Trixie.
Sembari ternsenyum Felix membayangkan betapa indah nya jika diri nya dan Trixie memiliki keluarga. Sungguh akan menyenangkan. Tentu itu hanya imajinasi yang hanya Felix dan tuhan lah yang mengetahui.
Tak bosan Felix memandangi wajah mungil gadis nya, sangat halus dan lembut bagaikan kulit bayi. Felix seakan akan memiliki bayi besar. Diri nya terkekeh ketika membayangkan imajinasi nya. Yang secara tidak sengaja membangunkan bayi besar nya.
" Dad what are you doing here ? ".
Trixie meregangkan badan nya dan memegangi tangan Felix yang menyentuh nya sedari tadi.
" Nothing. I just miss you ".
Felix kembali mengusap pipi bayi besar nya.
" Come here ".
Felix tersentak heran.
" Pardon ? I'm here baby "
" Come closer dady ".
Trixie mengecup bibir tebal Felix.
" Hmmmhh ".
Felix melepaskan pautan bibir nya.
" Are you good honey? I just feel that you aren't feel good today so i come here to check you up"
Namun Trixie kembali mencium Felix. Ciuman mereka pun berubah menjadi lumatan yang panas hingga mengeluarkan suara lumatan.
" Hmmmhh does it feel good ? "
Ucap Felix di sela ciuman mereka. Tetapi Trixie hanya memejamkan mata nya dan terus melumat Felix.
" Ok enough ".
Felix menghentikan lumatan nya.
" I don't like this Trixie ".
Trixie tersentak kaget.
" What? You didn't like my lips anymore? ".
Tanya Trixie polos.
" Alright come here ".
Felix menarik Trixie ke dalam dekapan nya.
" How was your day ".
Felix membelai rambut Trixie.
" Was good ".
" Oh yeah? Just good? Tell me the detail ".
Trixie membalikan badan nya lalu memeluk Felix erat.
" No i don't wanna talk about it ".
Trixie menenggelamkan muka nya pada dada bidang Felix.
" Ok sweetheart it's ok maybe it's not good time. But remember baby. If you need someone to talk i'll be here with you ".
Felix mencium puncuk kepala gadis nya.
" Thank you daddy ".
KAMU SEDANG MEMBACA
Daddy Dark Desire
Roman d'amourGagah dan berfaras tampan namun memiliki sikap layak nya malaikat pencabut nyawa, kasar jika seseorang berulah dengan nya, namun lembut jika seseorang berkelakukan baik. Ayah angkat dari seorang gadis cantik yang tinggal di London. Apa yang akan ter...
