[Sudah Tamat]
Menceritakan tentang proses menjadi geng motor besar di seluruh jalanan Ibukota. Menguasai jalanan dimalam hari dengan mengibarkan bendera kekuasaan.
Angel Wings, geng motor penguasa jalanan di malam hari sekaligus perisai bagi sekola...
Waktu berlalu dengan cepatnya. Masa-masa sekolah yang indah pun akan berakhir pada waktunya. Menanti kehidupan dimasa depan dimana cita-cita dan harapan ada ditangan kita. Menggapai kebahagiaan itu adalah suatu keajaiban. Hidup didunia yang fana seperti ini, apakah kebahagiaan mudah didapat? Itu yang terlintas dalam benak semua orang.
Sebuah mading di sekolah menampilkan jadwal ulangan semester 1 untuk kelas 10-12. Semua murid dapat melihat informasi tersebut dari kartu yang sudah diberikan pada mereka jika tidak ingin repot melihat mading secara berdesakan. Para guru dan staf administrasi sedang sibuk mengadakan rapat untuk persiapan mengenai ulangan semester 1 ini. Sementara anak-anak murid itu terbebas dan berkeliaran di kantin dan juga yang lainnya. Begitupun dengan semua anggota geng Angel Wings.
Kini ada Adinda dan Theo yang berada di kantin favoritnya. Untung mereka berdua masih kebagian tempat duduk di kantin tersebut. Jumlah pelanggan yang tiba-tiba membludak dan mulai berdesakan ini membuat para pelayan kewalahan terlihat dari antriannya yang panjang serta pelayanannya yang tersenyum pasrah di sana.
"Eh din, liat deh anak itu cantik ya? Baru sadar gue, ternyata ada bidadari yang bersekolah di sekolah ini." Ucap Theo sambil menunjuk keberadaan seorang siswi yang sedang mengantri di antara barisan anak kelas 10.
Adinda yang sejak tadi menyeruput esnya tiba-tiba terganggu akibat Theo yang memulai pembicaraan dan menunjukkan hal yang tidak penting padanya. Ia pun menoyor dahi Theo agar cowok itu diam dan berhenti bertingkah seperti buaya darat.
"Eh lo ini ya!! Udah diem sih! Gue lagi pusing tau." Sentak Adinda dengan raut wajah marah.
"Biarin! Kan itu derita lo!" Ketus Theo seraya menjulurkan lidahnya. "Wle!! Karma buat lo yang selalu nyiksa gue."
"Apa lo bilang!!"
"Kamu nanya??"
"Awas lo rambut kuning!!"
"Aduh takutnya~"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
••••••
Di ruangan tempat OSIS berkumpul, semua anggota ditugaskan masing-masing untuk bekerja. Bersiap juga untuk ulangan yang akan diadakan minggu depan. Putri yang menjadi wakil anggota OSIS juga ikut sibuk mengenai hal ini. Dipimpin oleh Kenzo yang bertugas mengatur segala keperluannya dan juga memberikan komando, ia seperti tidak Vit hari ini. Wajahnya yang pucat serta banyak bekas luka di wajahnya membuat gadis itu merasa iba melihatnya.
Ia mencoba menghampiri cowok itu dan hampir menyentuh sedikit kain seragamnya.
"Zo! Disuruh buat ke ruang guru kata bu Mega!" Teriak murid laki-laki yang berdiri di ambang pintu ruangan OSIS.