48. Tartaros Tempatnya

395 47 8
                                    

"Huekkkk, kakakku sudah menikah!" isak Zeus, mengeluarkan ingus. Tangannya membentang ke depan, kepala dominan plontosnya di tahan Poseidon agar tak memeluk sang kakak. Ares pun memeluk sang ayah dari belakang, agar Zeus tak menodai baju putih pengantin Poseidon.

"Aku kira Kau benar-benar membunuh Poseidon. Sepertinya semua dewa sangat percaya dengan ramalan itu, " bisik dewa berambut hitam acak yang baru saja datang, bisikannya dibalas kekehan [Y/n]. "Rajaku panik setelah dengar Kau menusuk adiknya."

"Oh, Beelzebub, Kau sudah meneliti kalung merah yang Poseidon hancurkan?" sambut Adamas. "Odin kemarin mengumumkan kalau Alastor memiliki gelar resmi, yaitu Dewa Pembalas. Bagaimana bisa? Apa itu karena dia pernah diangkat menjadi anak Poseidon? Meminum ramuan Zeus seperti Hercules? Atau malah ... dia benar-benar anak dewa?"

"Tentu saja sudah. Bahkan aku mendapat hasil penelitian dari ketiga kalungnya. Kalung merah itu memiliki setengah kekuatan Pazuzu. Lalu kalung biru untuk meningkatkan kekuatan pemakainya berkali-kali lipat. Dan kalung abu untuk menetralkan atau menyeimbangkan kekuatan pemakai dengan lawan. Tapi kalung abu takkan berfungsi kalau lawannya menyerang menggunakan elemen. Oh, kebetulan aku mengecek darah Alastor juga." Beelzebub menatap Hera. Wanita itu mengangkat salah satu alis, seolah mengatakan beraninya Beelzebub menatapnya. "Alastor anak Zeus. Makanya dia punya kekuatan seperti dewa. "

"Ah, mungkin itulah yang membuat Ibu Alastor berpikir kalo itu anak Poseidon. Karena Poseidon suka menyamar jadi kakek tua. Dia tidak bisa membedakan Tuan Zeus dan Poseidon saat menyamar," celoteh [Y/n]. Zeus senyap, amarah Hera membara. Kedua dewa itu bertempur hebat, layaknya kucing dan tikus. Beberapa benda di istana Olimpus pun melayang, hampir mengenai dewa-dewi yang lain.

"Dan berkat kalung merah itu dihancurkan, seluruh makhluk yang pernah mendapat kekuatan dari Pazuzu, hilang sudah. Nereus juga kehilangan penglihatan masa depannya. Bagaimana denganmu, [Y/n]?" Beelzebub menatap [Y/n] yang duduk di sebelah Poseidon, sambil memakai pakaian pengantin.

"Um." [Y/n] mencoba menciptakan barang, tetapi tak bisa. Alih-alih menciptakan barang, ia justru membuat pusaran hitam muncul. Zeus, Ares, dan Adamas langsung melotot. Mereka menyuruh Sang Dewi untuk segera menutup portal laknat itu. "Sepertinya tidak kehilangan seluruhnya. Aku juga semalam masih bisa melihat mimpi berisi kiasan."

Hermes bersiul. "Itu mungkin karena ibu No--Nyonya [Y/n] dewi asli. Jadi Nyonya [Y/n] tidak sepenuhnya kehilangan kekuatannya. Tapi kekuatan pusaran itu sangat mengerikan. Aku tak tahu bagaimana para kurcaci dan para peri bisa tinggal di sana, padahal dewa sekelas Tuan Poseidon saja dibuat tak berdaya."

"Itu pasti kuasa Tuhan," sahut Athena. Ia baru saja tiba. Tangannya memegang secarik kertas. "Selamat atas pernikahanmu, Paman. Kuharap Kau tidak dendam lagi denganku. Aku memberi kasur cadangan, bawahanku langsung membawanya ke istana Atlantismu. Aku agak khawatir, kasur Kalian rusak nanti malam. "

Poseidon melengos.

"Naram Sin mengundurkan diri dari kursi kerajaan, selanjutnya Babilonia akan dipimpin oleh ayah [Y/n] karena berada di urutan pemilik warisan kerajaan paling pertama. Dan untuk kekuasaannya atas lautan, aku dan Tuan Odin sudah melakukan voting dengan para makhluk lautan. Mereka mengusulkan Paman Poseidon agar menjadi pemimpin mereka lagi. Dan hebatnya, 99,3% suara dimenangkan oleh Paman Poseidon. Selamat Paman, telah membuktikan ucapanmu dan kembali menjadi raja lautan. "

"Bagaimana denganku? Apa gelar Ayah Para Dewa juga dikembalikan untukku?" Zeus menunjuk diri sendiri, pertanyaan disambut lemparan vas bunga dari Hera.

"Sayang sekali, tidak, Ayah." Athena menggeleng. Zeus mengerucutkan bibir, Hera menjitak kepala suaminya.

"Hai, paman-paman dan kakak-kakak, kita kembali. Apa pernikahan Ayah dan Ibu sudah selesai?" celoteh Rhodes memegang es krim stroberi. Di belakangnya terdapat Hades yang menggendong Benthesikime. Di balik tubuh Hades, terdapat Proteus yang membawa tiga kotak kayu berisi berbagai macam buah.

✔ Tyrant of the Ocean [ Poseidon X Reader ] || Record of RagnarokTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang