Eagle & Marigold
TREASURE fanfiction by redline0022
*
*
*
Alunan bunyi dari biola berkumandang di dalam gedung pertunjukan musik. Di atas panggung yang disoroti banyak lampu, seseorang dengan paras anggun bak dewi aprodhite sedang memainkan musik Caprice No. 24 in A Minor - Paganini.
Gesekan bow pada senar, serta jari-jari lain yang menahan tekanan pada senar, membawa para pendengar untuk hanyut dalam emosi lagu yang ia mainkan. Hanyut terlalu dalam hingga meninggalkan kesan yang tak akan mudah hilang bila permainan tersebut berakhir nanti.
Lagu berakhir dengan sempurna, membuat suara riuh tepuk tangan terdengar memenuhi gedung pertunjukan itu.
Di atas panggung, seseorang yang telah menunjukan bagaimana indah dan sempurnanya musik klasik melalui biola-nya, tersenyum tipis lalu membungkukan badan.
Kedua kaki yang dibalut heels berwarna putih gading itu segera bergerak turun dari atas panggung. Pada setiap langkahnya, decakan kagum terus terdengar, memuji permainannya serta memuji visualnya yang digilai oleh hampir seluruh anak Adam di tempat itu.
Bahkan tak sedikit dari mereka yang ingin menggali informasi tentang violinist cantik itu karena tak ingin melewatkan kesempatan.
Namun sayang, keinginan itu harus dikubur dalam-dalam bila mereka tahu bahwa Violinist yang telah memukau mereka dengan permainan biola dan visual-nya itu, adalah seorang anak sulung dari anggota Dewan ternama, Kim Junmyeon.
Kim Junkyu, itulah nama-nya. Seseorang yang dianugerahi kecantikan, kepintaran, dan bakat yang luar biasa. Sepertinya Sang Pencipta sedang sangat berbahagia ketika menciptakan Kim Junkyu.
Tidak ada kata lain selain sempurna yang dapat mendefinisikan Kim Junkyu.
"Kim-Agassi, setelah ini jadwal anda adalah menemui acara makan siang dengan keluarga Choi. Tuan Kim juga akan hadir di acara tersebut." Salah seorang wanita yang bekerja untuk Kim Junkyu datang menghampiri atasannya.
Wanita itu sedikit menunduk karena gugup ditatap datar oleh Kim Junkyu.
"Baiklah. Aku akan kesana. Tapi sebelum itu saya ingin pergi ke satu tempat," ucap Kim Junkyu, tak ada emosi sama sekali di wajahnya, bahkan nada bicaranya pun terdengar datar.
"Baik, agassi. Saya akan segera sampaikan pada tuan Kim."
"Tidak perlu. Jangan katakan apapun pada ayahku," sela Junkyu.
Terlihat raut takut di wajah wanita yang bekerja sebagai asistennya. Tetapi Junkyu tak peduli. Ia tidak ingin perintahnya dibantah.
Karena itu, hanya dengan satu tangan terangkat, wanita tersebut mengerti kalau perintah Junkyu harus dilaksanakan.
Seperti seorang anggota kerajaan di Inggris, langkah Junkyu selalu diiringi beberapa pengawal, dimana mereka siap melindungi atasan mereka dari bahaya.
Tak hanya itu, merekapun membantu Junkyu dalam hal-hal kecil. Salah satunya yang terjadi sekarang, dimana salah seorang dari mereka membukakan pintu mobil limousine yang akan dinaiki oleh Junkyu.
Gestur anggun terlihat ketika Junkyu memasuki mobilnya, khas seperti anak bangsawan.
Tidak ada yang salah dari hal itu. Karena nyatanya, Kim Junkyu memang berasal dari keluarga kaya raya. Sehingga sejak kecil dirinya telah mengenal gaya hidup seorang bangsawan. Baik dari cara bicara, cara berjalan, cara makan, dan lain sebagainya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Eagle and Marigold
Fanfiction[Cerita ini merupakan remake dari book THE EAGLE. Seluruh konflik sama, tetapi sebagian besar tokoh berubah) Eagle merupakan julukan untuk seorang pembunuh bayaran profesional bernama Watanabe Haruto. Terlahir dari keluarga bahagia, Haruto menjadi...
