Malam hari sebelumnya
"Kiana aku ingin mendiskusikan sesuatu denganmu."
"Diskusi? Tentang apa?"
Keheningan sesaat membuat Kiana menyadarinya.
"Himeko.."
"Ya, saat pemeriksaaan aku melihat hasil laporannya tapi sepertinya bekas pertarungannya Sirin sudah hilang."
"Sudah hilang? Tunggu dulu apa maksudmu?"
"Pada saat penggunaan Battlesuitnya tubuhnya sudah berada dititik dimana sudah tidak diselamatkan lagi, ditambah Key of Blankness dan Gem of Haste membuatnya..."
Kiana tahu apa yang ingin dikatakan Theresa, rasanya seperti mimpi dan tidak bisa ia percayai.
"Apapun itu Bibi, aku merasakannya juga."
Kiana mengeluarkan pedangnya yang entah darimana.
"Apa kau juga sudah pulih?"
"Aku sudah pulih, bahkan saat latihan tadi aku sudah bisa bergerak dengan bebas."
"Begitu, syukurlah."
"Tapi Bibi, saat pertempuran kita sebelumnya aku merasakan Gem of Haste bereaksi terhadap sesuatu."
"Sesuatu?"
"Ya seperti seolah-olah akan pergi atau dipanggil oleh seseorang."
"Apa maksudnya itu?"
"Saat memikirkannya mungkin Himeko yang melakukannya, tapi....bagaimana?"
Hanya terdiam dikamar Theresa dan berbaring memandang langit-langit.
Theresa yang melihat kiana juga sama ikut berbaring dan melakukan hal yang sama.
"Sejak ia bergabung dengan kita, semuanya terasa berbeda."
"Boruto ya, hm aku juga merasakannya bibi Theresa."
"Kiana, bagaimana pendapatmu tentang dia?"
"Hm, memikirkan Boruto hanya membuatku teringat laki-laki yang meninggalkan anaknya sendirian dan pergi entah kemana."
Kiana dengan geram mengatakan itu.
"Siegfried, aku juga sudah lama tidak mengontaknya. Ya dia juga punya masalahnya sendiri."
"Jika bertemu akan kupukuli dia habis-habisan."
Saat berbicara tenang seperti ini sangat menyenangkan walaupun untuk sesaat.
"Aku lupa mengatakan ini Kiana, apa aku bisa menyuruhmu mengecek tubuh Himeko?"
"Mengeceknya? Seperti apa itu?"
"Saat pengecekan Kiana aku sempat tidak percaya ini. Kau sudah dengarkan, tubuh dan umurnya sendiri sudah tidak lama."
Setelah sesaat Kiana akhirnya ikut terbangun mengikuti Theresa.
"Dia tidak bisa beradaptasi dengan Honkai jadi sebagai gantinya ia memasang Stigma buatan pada tubuhnya, walaupun bisa mencegah energi Honkai, itu menyebabkan umurnya memendek sedikit demi sedikit."
"Bibi, apa yang ingin kau katakan?"
"Semua itu sudah sembuh."
"Heh!"
"Ya, tubuh Himeko sudah pulih dari infeksi Honkai seutuhnya, bahkan sekarang adaptasinya sudah bisa berada ditingkatmu."
"Ditingkatku itu artinya....Herrscher."
Kiana memeluk dirinya membayangkan hal yang terburuk. Lalu langsung menenangkan dirinya.
Theresa yang melihat Kiana memeluknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Boruto x Selee(???) (Boruto x Honkai Impact)
FanfictionHubungan yang terjadi diantara mereka berdua. Ulat sudah keluar dari kepompongnya, menciptakan kupu-kupu berwarna merah terang. Membentangkan sayapnya untuk pertama kalinya kupu-kupu mencoba terbang menuju dunia yang luas. Sampai saat akhirnya kupu...
