Suara

27 2 0
                                        

"SIAL...SIAL...APA-APAAN DIA ITU!"

Didalam lorong yang sepi seorang siswi sekolah mencoba melarikan diri dari sesuatu. Hanya rasa takut yang ada dalam dirinya saat ini, pikirannya mencoba tenang tapi tidak dengan keadaannya.

"BRENGSEK...AKU PASTI AKAN MEMBALAS...INI..AHHH."

Dia terjatuh ke lantai, mencoba menggerakan tangan dan kakinya lagi gadis itu melihat apa yang membuatnya terjatuh.

"AHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!"

Genangan darah saat ini mengotori pakaiannya. Dengan cepat tanpa peduli apa itu, ia berlari sekuat tenaga ke arah pintu keluar sekolah.

"HAAAAAAAAAAAAHHHHH TOLONG!"

Saat menuju jalan keluar tiba-tiba pintu seolah menjauhinya, dengan perasaan tegang ia bersandar pada dinding.

"Hihihihi, sudah cukup lari-larinya sekarang."

Dibawah gadis itu yang tadinya lantai sekarang berubah menjadi lubang.

"WAHHHHHHHHHHHHHHHHBNBBB."

*BLAK*

Suara benturan keras bisa terdengar diantara kesunyian lorong. Lalu sosok itu tiba-tiba muncul entah darimana.

"Hmmmm, sebentar sekali, terserahlah."

Dia berjalan ke arah ruangan dan mendobrak pintu didepannya.

"Sekarang yang ini harus di apakan ya?"

Ketiga gadis sekolah digantung terbalik dengan tubuh mereka seolah terikat oleh benda berwarna hitam.

"Hmmanhnmmmmmmmm."

"BAJINGAN..!

"Oekoekkk."

Gadis itu mendekati ketiganya lalu memikirkan sesuatu yang membuat perutnya sakit.

"Oh, aku penasaran ini..."

Dia mengeluarkan satu wadah berisi botol.

"Aku sempat melihat ini ditoko, karena aku tidak punya uang sebab kalian mengambilnya, sebagai gantinya aku bayar dengan beberapa sepongan ke penjualnya."

"Tapi payah, hanya satu jam mulutnya sudah berbusa."

Membuka wadahnya lalu meminum satu per satu dihadapan ketiganya. Ketiganya juga kaget ia meminum semuanya sekaligus.

"Sekarang ayo ke toilet...ah perutku sudah terasa."

Ketiganya mendengar itu sudah tahu apa yang akan dilakukannya.

"AHMDGSMHJMNMMHBMMMMMMMMM!"

"LEPASKAN! SIAL..SIAL.. SELEEEEEE...SELEEEEE!"

"OEEEEKKOKOKKKKJEOKJJK!"

Selee hanya tersenyum membawa mereka ke toilet sembari memegangi perutnya.

"Sudahlah kalian, aku memakan semua kue di toko yang kudatangi juga, ciuman ternyata bisa membayar semua itu.

"Sekarang...rasanya aku ingin mengeluarkan semuanya."

"LAGI..PULA..KALIAN BELUM PERNAH JADI TOILET KAN?"

"HAHHHNMHSMMHSHJNMMMMMKJHSHHMNNNN."

Didalam toilet terdengar suara keributan hebat dan juga suara erangan yang luar biasa bahkan suara yang menjijikkan saat dikeluarkan.

-

"Hiks...Hiks.."

"Himeko-san apa rasanya enak?"

"Ini enak, tapi aku masih merasa kesepian."

Boruto x Selee(???) (Boruto x Honkai Impact)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang