Veliona

21 0 0
                                        

Dalam sebuah bayangan masa lalunya, berada dalam kegelapan yang panjang. Bisikan dari suara yang tidak diketahui bermunculan di kepalanya. Rasanya menyakitkan meski dirinya tidak memiliki tubuh.

"Hahahahaha, teman? Kau bahkan tidak memiliki nama! Bahkan kau berbeda dari mereka semua! Kau bukan manusia!"

Dalam teriakan itu matanya terbuka yang disadari dan rasakan berada dalam tumpukan boneka. Meregangkan tangannya namun tidak bisa meraih sosok yang melayang tersebut.

"Bagaimana rasanya di buang?"

Saat mau mengatakan sesuatu dirinya tidak bisa membuka mulutnya. Tumpukan boneka di atasnya semakin banyak hingga akhirnya menutup kedua matanya.

*Dor*

Seorang tentara menembak seorang gadis yang tidak berdaya. Dorongan penghihatan Selee seperti bisa melihat sampai belakang kepalanya. Prajurit tersebut terlatih dan tidak terhentikan dalam kondisi yang dialamaninya sekarang.

Berbagai benda dilemparkan dan benda hitam muncul dari dalam berbagai bidang bangunan. Terkena salah satu serangan prajurit itu berpegangan dan terpentalkan ke arah bawah bangunan bagian dalam.

Saat melihat dengan jelas sosok itu seperti pernah dia lihat. Gadis yang penuh dengan aura kematian mendekat ke arah prajurit yang terbaring di lantai. Tapi saat mendekat gelombang suara tinggi di arahkan ke arahnya. Berbagai kaca pecah dan kedua telinga gadis itu berdarah, namun pulih dengan cepat.

"Sial!"

Dalam sepersekian detik berikutnya prajurit itu mendekat dan menusuk tepat di jantungnya dengan menggunakan senjata kgusus. Kekuatan menghilang dari gadis tersebut. Berbagai prajurit datang dari bawah dan beberapa helikopter mendekat.

"Target di lumpuhkan, Mei."

"Kerja bagus, Kevin."

"Apa yang harus kulakukan sekarang?"

Gadis itu tertunduk dengan kekuatan akan keluar dari tubuhnya, namun kesadaran asli dari dirinya lebih mrnguasainya.

"Baiklah, sekarang saatnya membunuh semuanya SELEEEE!"

"Sudah....cukup."

Dalam ruangan kosong itu sosok biru itu melepaskan pelukan dari sosok merah yang ada di hadapannya.

"Heh?"

Dalam dunia asli berbagai prajurit agak menjauh dari gadis dan prajurit yang ada di hadapannya.

"Tingkat energi Honkai sudah berada lebih dari 2000, angka ini menunjukkan Herrscher akan bangkit sepenuhnya."

"Tapi sayang sekali, dia tidak memiliki Core."

"Karena bisa sangat membahayakan jika di bawa ke markas besar."

"Bisa kau habisi?"

Suara seorang wanita yang tenang namun menusuk untuk sosoknya yang seorang ilmuan. Sosok di belakangnya merasa hal yang sangat menyakitkan memperhatikan rekan seperjuangannya.

"Kau tidak perlu melakukannya, Kevin."

Suara dari wanita di belakang ilmuan tersebut juga terdengar dari alat komunikasi.

"Tidak, ini sudah dari analisis ilmuan terhebat saat ini."

Prajurit itu meminta senjata pada prajurit di belakangnnya, mengetahui kode itu prajurit di belakangnnya memberikan senjata kepadanya lalu mundur lagi.

"Maaf sekali, aku tidak mengenalmu, tapi demi seluruh manusia kau harus di korbankan."

Prajurit itu menarik senjatanya dan mengarahkannya ke arah gadis itu.

Boruto x Selee(???) (Boruto x Honkai Impact)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang