Berakhir

26 3 0
                                        

Boruto sekarang berlari dengan Selee menuju tempat Theresa.

"Woi, kau merasa-"

"Ruangnya semakin menyempit."

Boruto mengerti sesuatu tapi ia masih berlari.

"Selee dengar, monster itu tidak bisa dikalahkan dengan mudah."

"Tubuh mereka ada 13, setiap dikalahkan kelemahannya mereka tidak lenyap melainkan tumbuh menjadi bentuk asli mereka."

"Jawaban konyol, sudah seharusnya membunuh mereka semua dan kau malah membiarkan mereka lolos, bahkan kau tidak peduli."

"Tidak! Mereka tidak boleh bertemu dengan semuanya, bahkan beberapa saja dikalahkan dampaknya sudah separah ini."

"Bagian tubuh mereka yang terpisah akan menyatu lagi dan menjadi keutuhan yang sempurna."

"Jadi, bagaiamana mengalahkannya?"

"Aku punya pendapat mungkin kita bisa mengalahkannya di tempat yang Bronya katakan apa namanya...qua itu kau tahu.."

"Sea of Quanta."

"Ya itu."

"Hah, menarik juga akan kulihat hasilnya."

Saat keduanya berbicara benda menyala seolah bisa terlihat dalam keadaan redup.

"Itu tandanya, sudah saatnya kita menuju tempat Theresa."

"Tunggu dulu, untuk apa sebenarnya kau menjemputku?"

"Lihat itu.."

Bangunan tiba-tiba lenyap..

"Aku kepikiran untuk membuatmu melakukan kebalikan dari itu tapi sepertinya itu sudah tidak perlu.."

"Karena Kagune sudah mencapai tahap akhir di ruang ini."

Selee tidak mengerti maksud Boruto, lalu di depannya.

"LOMPAT!"

Sebuah lubang tercipta karena pecahan dan retakan dari cahaya Kagune.

"Pergilah Boruto, akan kubunuh makhluk itu."

"Jangan, mereka tidak bisa mati, tujuan mereka sebentar lagi selesai!"

"Tujuan?"

"Kagune datang kemari karena sebuah tujuan yaitu hanya untuk membatasi penyusup dari keberadaannya."

"Kau mau mengatakan kalau dia itu dewa."

"Tidak, itu bukan istilah yang pantas untuknya.."

"Dia lebih pantas disebut penjaga."

Selee hanya diam mendengar penejalasan Boruto selanjutnya saat akan sampai Gereja sesuatu terjadi.

Keretakan ada dimanapun..

"Hei, kepala sekolah juga kesulitan sekarang ini."

"Tidak, kurasa hanya bagian kita saja yang terpengaruh ini." Ujar Boruto melihat sekeliling, sesaat kemudian dia melihat ke atas sesuatu terjatuh.

*Blugh*

Dihadapannya..

"Stärke den Glauben, der Kaiser kam ... ohne dass es jemand merkte ..."

(Kuatkan iman, kaisar datang...tanpa ada yang tahu..")

Sosok seperti Boruto datang lagi dengan bahasa yang berbeda dari Boruto sekarang, nada suaranya menggema dan nyaring.

"Apa...Ihr habt genug davon, es ist Zeit für euch, zu gehen...apa bahasa ku benar Selee?"

(kamu sudah cukup dengan ini, saatnya kalian pergi.)

Boruto x Selee(???) (Boruto x Honkai Impact)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang