6. Harus Percaya Siapa?

1K 74 1
                                        






بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ




~
~
~
~






• ☁️ 𝐻𝒶𝓅𝓅𝓎 𝑅𝑒𝒶𝒹𝒾𝓃𝑔 ☁️ •





















Allahuakbar.....
Allahuakbar.....

Terdengar suara adzan subuh berkumandang, suara itu terdengar dari masjid pesantren Hassanudin.

Suara merdu itu milik pemuda tampan, anak pemilik pesantren, siapa lagi kalau bukan Gus Ali. Suara adzan itu menyelinap masuk ke setiap asrama para santri di pesantren itu, membuat siapapun yang mendengar dapat terbangun dari tidurnya.

Semua santri bergegas menuju masjid untuk melaksanakan sholat subuh berjama'ah.

Setelah iqomah dikumandangkan oleh Gus Alan, semua jama'ah yang hendak melaksanakan sholat subuh merapatkan shaf nya. Sholat subuh di imami oleh kyai Ahmad.

Seorang gadis berlari menuju masjid, gadis itu adalah Kirana, ya dia telat bangun untuk sholat subuh, seperti biasa saat di rumah pun ia selalu telat untuk sholat subuh.

Padahal Tasya sudah membangunkan Kirana, tapi gadis itu malah berkata "Masih mengantuk".

"Waduh dah pada di dalem lagi, telat bangun kan gue" Monolog nya.

Gadis itu langsung menaiki anak tangga masjid dan masuk dengan terburu-buru, ia langsung menggelar sajadahnya dan melaksanakan sholat subuh, ia tertinggal satu roka'at dengan jama'ah yang lain.

Saat yang lain sudah selesai dengan sholat nya, Kirana masih berdiri untuk melanjutkan satu roka'at yang tadi tertinggal.

Setelah semua santri selesai dengan sholat nya, Gus Ali memimpin untuk berzikir, berdoa, dan dilanjutkan dengan kultum pagi.

Gus Ali mulai manaiki mimbar yang sudah disediakan untuk berceramah.

"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh" Salam Gus Ali

"Wa'alaikumssalam Warahmatullahi Wabarakatuh" Dijawab serentak oleh semua jama'ah.

"Alhamdulillah segala puji bagi Allah, yang maha pengasih lagi maha penyayang, pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang mana telah mempertemukan kita disini dalam keadaan sehat wal afiat"

"Sholawat serta salam tak lupa mari kita junjung tinggi kepada Baginda Nabi Muhammad SAW bersama ahlul baitnya, juga kepada guru-guru kami, orang tua kami saudara kami, pemimpin-pemimpin kami, muslimin dan muslimat, yang terdahulu juga yang akan datang." Ucap Gus Ali memberikan kata sambutan.

"Kalau kita lihat anak - anak muda zaman sekarang, kalau bisa di bilang rusak, RUSAK!, mereka terlena, mereka jauh dari Allah subhanahu wa ta'ala"

"Zina dibilang hal yang biasa, pacaran!? Itu zaman sekarang, anak-anak sekarang pacaran itu sudah menjadi hal biasa bagi mereka"

"Padahal, itu adalah sebuah ZINA! adalah sebuah hal dosa besar! dosa nya lari ke siapa? orang tuanya juga!" Ucap Gus Ali dengan penuh penekanan disetiap kata-katanya.

Para santri menyimak ceramah Gus Ali dengan seksama.

"Saya mau tanya apakah para santri disini ada yang pacaran?" Tanya Gus Ali.

A dan KCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang