butuh beberapa waktu bagiku untuk sadar dari keterkejutan ku
TAP
seseorang menepuk punggungku dan ternyata dia kembali dengan daun jati di tangannya kulihat daging besar tadi sudah berubah menjadi suiran daging yang lebih kecil seperti daging ayam sebenarnya daging apa itu?
ku ambil daging itu dari tangannya ku tiup lalu makan sedikit-sedikit, dagingnya masih terasa panas
sambil makan ku mencoba merenung memikirkan berbagai kemungkinan yang bisa membawaku menyebrangi waktu seperti ini dan aku teringat sebelum aku pingsan karena tenggelam aku merasakan kalau ada goncangan dalam air seperti ledakan
sebenarnya apa itu?
mungkinkah itu yang membawaku ke sini?
atau ada bom yang meledak di sekolah saat itu?
dari sekian banyak pertanyaan ku simpulkan kalau aku nyasar di zaman yang berbeda
dari pada itu ada yang membuatku lebih tertarik
ku lirik orang di sebelahku yamg sedang makan daging langsung dari tulangnya, sungguh apa tidak terasa panas? uap dari daging yang baru di angkat masih mengepul menandakan betapa panasnya itu
aku ingin bicara dengannya tapi apakah dia mengerti bahasa? ah! sudahlah! kucoba saja
"h hei?"
dia menoleh kearahku cukup lama seperti menungguku bicara
"a apa kau mengerti yang k ku katakan?"
jika di lihat-lihat dia seperti tarzan yang ada di film yang pernah ku tonton, ah! bodohnya aku dia memang tarzan kan?
dia melihat ke arah api pandangannya agak sayu kemudian mengangguk dia mengerti? yosh ayo coba pertanyaan selanjutnya
"apa kau bisa bicara"
dia kembali makan tapi tetap menjawab pertanyaanku dengan mulut penuh sambil menggerakan tangannya seperti bahasa isyarat
"aku bisa tapi banyak yang tak ku mengerti"
"apa maksudnya itu?"
"bahasa sedikit" sambil menunjukan tangannya 🤏
'ahhh aku mengerti dia bisa bicara tapi sedikt ' ku mulai obrolan dengannya lagi tapi menggunakan cara yang berbeda, kuarahkan tangan ku ke arahnya dia menoleh ku tujuk dia lalu bertanya "siapa?"
tapi dia malah balas menunjukku "kau dulu"
"aku cahya lintang" ku tunjuk mulutku lalu "panggil cahya"
"lintang..."
"tidak bukan lintang! cahya!"
"sama"
"itu berbeda!"
"itu mulik mu"
"a aku tau itu namaku tapi aku tidak suka" aku mempoutkan bibirku tanda aku sedang kesal tiba tiba dia mendekat danlangsung menerkamku di bawah kungkungannya
"apa yang kau lakukan?!" aku panik bulir air mataku mulai terlihat, 'tarzan sialan awas kau' dia tiba-tiba membuang muka dan berdiri dari tubuhku meletakkan tangannya di dada lalu memutarnya dia berkata "maaf"
"your beautiful"
tunggu apa katanya? bukankah itu bahasa inggris? kalau benar ini menyebrang waktu, dari yang aku lihat seharusanya ini zaman purba kan tapi kenapa ada bahasa inggris?tunggu aku baru sadar dari tadi aku bicara dengnanya menggunakan bahasa indo yang baru di buat tahun 1928 kenapa saat zaman ini sudah ada?
mungkin saja aku masih berada di abad 21 dan hanya berpindah tempat
"h hei tahun berapa ini?"
"tak ada tahun, tahun sudah lama hilang"
"apa maksudnya?
"manusia, hewan, rumah besar hancur, tak ada lagi orang berhitung, tahun telah hilang"
"hah?!"
tiba-tiba dia berdiri makanannya telah habis sedangkan aku masih tersisa banyak jadi ku bungkus dengan daun jati yang di beri olehnya
ku ikuti dia berjalan dengan berlari kecil langkahya sangat lebar hingga aku terjatuh suaranya cukup kencang si tarzan menoleh kearahku dia berjongkok di depanku
"naik"
"gak usah aku bisa"
"jalan jauhhh"
mendengar itu aku menurut, hei manusia modern mana yang kuat berjalan jauh?! apalagi kalau orang indo pasti ke warung depan rumah aja pake motor
si tarzan mengendongku sambil berjalan gila dia kuat banget dari pagi sampai sore terus berjalan sambil menggendongku tapi beberapa kali kami berhenti untuk makan ada banyak buah-buahan di hutan rasanya manis dan menyegarkan jauh berrbeda dengan buah yang aku makan saat sebelum kesini maksudku saat di tempatku ya begitulah pokoknya
dia terus membawaku keluar dari hutan karena pepohonan mulai sedikit
"kemana kau akan membawaku?"
dia diam tak menjawab dan terus berjalan
"hei aku belum tau namamu kau ini sebenarnya siapa?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Terjebak di Waktu yang berbeda
Science Fictionawalnya aku hanya orang yang depresi mencoba untuk bunuh diri dengan tenggelam di kolam renang dekat sekolah, sambil terus berdo'a agar tak terlahir di waktu ini sampai tak sadrkan diri. tapi saat ku membuka mata aku melihat sekeliling dan banyak pe...
