40 ~ KOI

936 122 0
                                        

"Lintang jawab aku dari mana asalmu!?"

tubuh Lintang bergetar meraskan tekanan yang luar biasa di udara, rasanya kaki Lintang terasa seperti jelly bahkan para harimau mundur dengan perlahan menghalangi jalan keluar dari jembatan

dengan suara bergetar Lintang memberanikan dirinya menjawab

"a a aa aku tidak tau...."

...

secara naluri Lintang menyembunyikan dirinya di belakang tubuh Tara, dengan bergetar tangan Lintang memeluk pinggul besar Tara 

Tara yang merasakan itu semakin di buat marah

GRRRRR!

"kau yakin ingin melawan ku?"

GRRRRR!!

"tenanglah aku hanya bertanya, aku tak berniat melukai kecuali kalian berdua yang bertindak lebih dulu"

Lintang melihat Koi dari balik punggung Tara, apa ia harus menceritakan apa yang terjadi padanya? 

bagaiman jika Koi tidak percaya padanya?

"haah... apa aku membuatmu tertekan?"

atmosfir yang tadinya sangat berat berangsur-angsur menjadi normal, kaki Lintang yang awalnya lemas mulai kembali seperti semula, dengan takut-takut Lintang keluar dari balik punggung Tara

"maaf tapi aku, entahlah... apa bisa memberitahumu?..."

"kenapa tidak? aku sudah memberitahumu tentangku!

GRRRRRR..."

Koi mendekat ke arah Lintang dan Tara dengan menggeram, suasana kembali berat Lintang bersembunyi lagi di balik punggung Tara

"apa kau mata-mata dari pulau putih? GRRRRRRR!!"

tubuh Tara bergetar keringat dingin meluncur dari pelipis dan punggungnya, sedangkan Lintang mengalami sesak nafas dan tak kuat lagi menopang tubuh hinga jatuh terduduk di belakang Tara, terkejut karena Lintang jatuh Tara berbalik ke belakang ingin membantu Lintang, bahkan Boba terkena dampaknya sudah tak sadarkan diri

"kau berbalik saat ada musuh?!"

Tara menoleh lagi dan mendapati Koi yang sudah ada di depannya, tanpa peringatan Koi mencekik leher Tara hingga membuatnya sesak nafas

"UKH!! GRAAAA!! GRA! GRRRRR!!"

Tara terus meberontak untuk bisa lepas dari cengkraman Koi, tak ada usaha berarti

Lintang yang mellihatnya dari bawah berusaha berdiri untuk membantu Tara walaupun itu tak mengubah apapun

"kumohon lepaskan dia hiks... lepaskan .... hah hah hiks su.. amiku..."

"jawab aku darimana asalmu?!!"

"ukh..! haaah haah!! a aku a a aku ukh hiks"

"jangan menangis cepat jawab aku!!"

"KAU ORANG TUA BAU TANAH!! LEPASKAN TEMAN KU!! BUKAN INI PERJANJIANNYA!!"

dari arah desa Tara melihat Candra yang di gendong Surya di belakangnya datang bersama Rosa si harimau yang yang mengantar Lintang dan Tara

"kak kau bisa melawan mahluk itu??"

Surya segera menurunkan Candra dari punggunnya lalu berlari ke arah Koi dengan mengambil ancang-ancang saat berlari Surya melompat sangat tinggi, hampir saja kakinya akan menyentuh kepala Koi 

GREP!!

Koi menangkap kaki Surya dengan mudahnya membuat surya tak bisa bergerak karena sekarang posisinya tergelantung terbalik

Terjebak di Waktu yang berbedaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang