sebelum aku mau lanjut aku mau tanya ke kalian, kan keyboard Bluetooth aku rusak sekarang gak bisa di gunain sama sekali, ya wajar sih karena aku belinya yang murah
Sekarang aku kembali lagi pake ketikan hp harap maklum ya klo ada tipo bertebaran
Kan sudah aku jelasin sulu jari aku gede kek sosis sekali pencet ada 2 huruf kena, dan aku dapet saran dulu suruh pake keyboard pintar atau apalah itu ya
Sekarang dah bisa dan jarang ada tipo
Tapi sekarang aku punya masalah baru
giliran HP aku yang kentang ini kena masalah
asu emang
masalahnya itu kadang klo di buat ngetik bisa macet sendiri bahkan sampe seluruh layar gak bisa di pencet, harus di matiin dulu 2X langsung cepet²an di keluarin dari apk tunggu bentar sampe keyboard nya ilang baru bisa masuk apk lagi buat ketik
Itu yang bikin aku males up padahal dah ada rencana ide² cerita ke depannya, dan harusnya udah jadwal upnya juga tapi gak bisa
klo ada di antara kalian yang punya masalah kek aku tolong di komen
Ok?
...
sebulan sudah Lintang dan rombongannya berjalan melintasi Padang rumput hijau terkadang lintang melihat ada beberapa tanaman liar yang ternyata adalah bumbu dan rempah
beberapa tanaman yang di temukan lintang yakni Jahe, Sereh, Lengkuas dan beberapa jamur yang bisa di makan tumbuh subur karena memang terlihat tanah yang subur dengan embun pagi setiap hari datang
Beberapa kali juga Lintang melintasi bangunan tinggi yang roboh dan tak terurus
untuk kondisi badan, akhir-akhir ini penciuman Lintang menjadi tajam dia bahkan bisa mengendus bau buah yang ada di atas pohon dengan mudahnya lalu menyuruh Tara memanjat mengambil buah yang terkadang mereka lewati di perjalanan
terkadang Lintang juga menemukan ada bercak darah di paha dalamnya, mungkin Lintang sedang menstruasi mengingat jika sekarang dia memiliki dua kelamin, Lintang masih memakai dalaman untuk melindungi dua senjata miliknya hanya saja itu berupa kain yang di ikat sampai menyerupai kancut, sesekali Tara bertanya benda apa itu?
kenapa di taruh di dalam?
bagaimana Lintang menjawabnya?
jadi karena tak bisa menjawab, Lintang hanya tersenyum malu kepada Tara
sekarang Lintang punya pikiran bodoh, jadi selama ini Tara membiarkan itunya gondal-gandul di bawah sana saat beraktifitas?
sudahlah lupakan
dan untuk masalah zombie atau anak dewa
Lintang baru mengerti setelah memperhatikan selama sebulan saat malam tiba
yang pertama zombie hanya muncul saat malam hari saja secara bergerombol, ketika pagi datang mereka pergi kearah hutan atau berada di dalam bangunan yang gelap, entah mengapa mereka sangat menghindari cahaya
kedua zombie tak bisa melihat dengan jelas, mereka hanya melihat makhluk yang bergerak lalu menyerangnya, itu sebabnya Tara lebih memilih untuk bersembunyi di bawah selimut kulit dari pada harus berlari dan di kejar-kejar gerombolan zombie
KAMU SEDANG MEMBACA
Terjebak di Waktu yang berbeda
Science Fictionawalnya aku hanya orang yang depresi mencoba untuk bunuh diri dengan tenggelam di kolam renang dekat sekolah, sambil terus berdo'a agar tak terlahir di waktu ini sampai tak sadrkan diri. tapi saat ku membuka mata aku melihat sekeliling dan banyak pe...
