awalnya aku hanya orang yang depresi mencoba untuk bunuh diri dengan tenggelam di kolam renang dekat sekolah, sambil terus berdo'a agar tak terlahir di waktu ini sampai tak sadrkan diri.
tapi saat ku membuka mata aku melihat sekeliling dan banyak pe...
subuh telah tiba, matahari belum menampakkan sinarnya tapi karena kebiasaan Lintang sudah bangun lebih dulu dari Tara dan Boba yang masih nyenyak di pelukannya
pandangan pertama yang Lintang lihat adalah Tara yang masih tidur di sampingnya, hatinya Lintang berdebar melihat wajah Tara meskipun tarzan di sampinngnya ini ileran saat tertidur hatinya hangat sekali
Lintang bangun dari tidurnya meninggalkan Tara dan Boba, ia menuju ke luar rasanya angin dingin langsung menusuk tubuhnya membuat Lintang kembali masuk dan mengambil kulit harimau yang di jadikan selimut oleh duo makhluk tercintanya dengan di tarik paksa
Lintang keluar rumah lagi dan melihat ke samping di mana ada rempah-rempah yang di dapat kemarin ada beberapa sayur juga di temukan di hutan mungkin saja dulunya lokasi ini adalah kebun sayur terbukti dari banyaknya sayur yang di peroleh oleh Lintang
hari ini Lintang berniat membuat sup bumbu sederhana dengan merica dan air laut serta kentang wortel kol dan sedikit seledri sebenarnya kemarin Lintang melihat ada beberapa jamur yang bisa di makan juga di hutan jadi dia pergi ke hutan sendirian
daging yang di berikan oleh Tara kemarin memang enak tapi terasa hambar tanpa adanya bumbu dan begitu keras di lidah, jadilah Lintang berinisiatif membuat masakan sendiri juga sebagai rasa terimakasih untuk Tara
saat sampai di tujuan yakni di tengah hutan Lintang melihat ada banyak jamur yang tumbuh karena daeranya yang lembab dan sedikit tertutub dari cahaya oleh pepohonan yang besar dan lebat
Lintang hanya mengambil jamur yang ia tahu saja selebihnya di biarkan
jamur-jamur yang diambil Lintang
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Jamur kuping) ketemud i kayu yang udah mulai busuk
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Jamur Tiram) bisa tubuh di batang pohon hidup atau mati
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Jamur kancing)tubuh di tanah yang gembur dan kayu lapuk
setelah mengambil jamur Lintang kembali dan langsung membersihkan jamur yang di dapat dengan air sunagai tangannya terasa dingin sampai sedikit memerah ia seperti berada di pegunugan tapi dekat sekali dengan pantai
yang pertama Lintang lakukan adalah mecuci bersih semua bahan membersihkan kulit kentang dan wortel tidak semua karena beberapa akan di tanam lagi dekat rumah
selanjutnya adalah menyiapkan tembikar mengisinya dengan air tawar dari sungai dangan air laut hingga terasa sedit asin sebelu memasukan merica Lintang menghaluskannya dengan batu
Tara yang baru bangun ingin menyapa Lintang tapi Boba menggonggong lebih dulu
"ah! sudah bangun?! Tara cepat nyalakan apinya"
Tara menurut mengumpulkan kayu bakar menyalakan api dengan gesekan kayu kering sedikit di tiup hingga muncul asap kecil lalu menyalakan api dengan asap itu
"hei Tara bisa buat dinding batu di sekitar api? aku ingin membakar ini" sambil menunjuk tembikar berisi air dan racikan bumbunya
Tara mengangguk membuar dinding dari tiga batu besar dan menaruh tembikar itu di atas api dengan tumpuan batu-batu itu, menuggu hingga air mendidih, lalu memasukkan kentang, wortel dan daun seledri yang telah diremas saat hampir matang barulah kol dan jamur di masukkan
Tara sebenarnya agak bingung kenapa Lintang merebuh dedaunan dan akar tanaman tapi saat di tuang di atas batok kelapa bau harum tercium Boba juga di beri tapi hanya air saja karena serigala tidak makan daun
Tara agak ragu sebenarnya tapi saat melihat Lintang yang meniup lalu menyeruput rebusan itu terlihat wajahnya sangat berseri-seri bahagia
Tara menirunya dan alangkah terkejutnya dia merasakan rasa yang belum pernah dia rasakan sebelumnya matanya berbinar di memakannya dan terus menambah hingga rebusan dalam tembikar habis tak tersisa
"ERGH!!" (suara sendawa Tara)
"ahaha apa se enak itu?"
Tara mengangguk
"benarkah?"
Tara kembali menangguk lebih kencang, Lintang tersenyum sendu merasakan masakannya yang agak hambar menurutnya tapi sangat enak bagi Tara, ternyata Lidah orang modern sangat manja