YAK!!! para pembaca setia ku, aku kembali lagi seperti yang aku janjiin akhirnya adegan wleo-wleo up juga hari ini
kebetulan aku lagi jaga lab komputer sekolah dan legi sepi soalnya para adkel masih pada plajaran jadi belum ada yang kunjungan ke lab
sekalian aja aku pinjem satu komputer, milih yang paling pojok jauh dari cctv dan pandangan orang selain itu juga aku bisa mantau keadaan karena aku di pojok dan gak ada orang pandangan ku jadi luas banget
tentang keyboard bluethot aku kayanya emang dah rusak pen di ganti tapi belum ada duit, duitnya ku buat ujian praktek
oke lah langsung aja
selamat membaca
...
malam hari yang tenang seperti biasanya setelah kejadian itu Lintang tertidur dalam keadaan bahagia sekarang dia adalah seorang perempuan sama seperti yang almarhum ibunya inginkan, bibirnya beberapa kali melengkung cantik
Tara yang melihatnya merasa gemas, Tara mendekatkan bibirnya ke bibir Lintang Mengecupya dengan hati-hati agar sang empu tidak terbangun
setelahnya Tara memandangi wajah Lintang lama himgga puas, rasanya rindu sekali sudah berapa bulan dia berkelana? meninggalkan istrinya yang manis ini, kemarin dia ingin terus menempelli Lintang hanya saja pijatan Lintang sangat enak sampai membuatnya tertidur lelap lalu paginya Lintang malah kesakitan setelah di bawa pulang Lintang tertidur seharian, sebenarnya Tara ingin menemani Lintang hanya saja ssemua pasti butuh makan jadilah saat itu Lintang terbangun sendirian
wajah Tara berubah menjadi sendu Lintang mengingatkannya pada keluarganya, dengan hati-hati Tara bergerak merengkuh Lintang dan mendorong Boba menjauh dari pelukan istrinya, enak saja siapa yang mau berbagi? hari ini dan seterusnya Lintang adalah miliknya
saat masuk ke pelukan Tara Lintang melenggguh pelan menyamankan posisinya
Tara hanya tersenyum merasakan Lintang yang bergerak-gerak di dadanya agak geli memang tapi karena Lintang wangi dan lembut malahan membuat Tara merasa senang
...
di bawah alam sadarnya Lintang bermimpi dia kembali ke masa lalu
dimana dia masih menjadi seorang anak berusia 7 tahun yang dengan senang tersenyum dan tertawa riang tanpa memikirkan beban
dia sedang bermain-main di sekitar sawah menangkap belut bersama seorang temannya dan seorang kakek yang selalu bersama mereka mengajari berbagai hal pada dua anak itu
saat kesenangan baru di mulai tiba-tiba lagit yang tadinya cerah berubah menjadi mendung, rintikan hujan mulai turun dan lama-lama menjadi deras angin bertiup kencang merobohkan beberapa pohon pisang di samping jalan, Lintang kecil menoleh dan tak menemukan keberadaan sahabat serta kakeknya di sana
Lintangpun berlari menuju jalan di sebrang sawah berusaha mencari dua orang itu, dia menangis ketakutan di tengah jalan
Lintang melihat ke bawah dan menemukan air sungai yang sudah meluap menjadi banjir tangisnyapun bertambah kencang dengan berteriak Lintang berusaha memanggil
"MBAH JO!! AGUSS!! KALIAN KEMANA?!! LINTANG KOK DI TINGGAL?!!"
"Lintang....."
sesaat Lintang mendengar suara seorang wanita memanggilnya
dari kejauhan di tengah-tengah jalanan yang sepi dengan derasnya hujan dia melihat ibunya yang seorang diri duduk di kursi roda tubuhnya yang kurus di terpa derasnya hujan
KAMU SEDANG MEMBACA
Terjebak di Waktu yang berbeda
Science Fictionawalnya aku hanya orang yang depresi mencoba untuk bunuh diri dengan tenggelam di kolam renang dekat sekolah, sambil terus berdo'a agar tak terlahir di waktu ini sampai tak sadrkan diri. tapi saat ku membuka mata aku melihat sekeliling dan banyak pe...
