"hei Tara"
Tara menoleh ke arah Lintang dengan tatapan bertanya
"jenggot itu mengganggu aku ingin mecukurnya"
Tara mengambil tangan Lintang dan menempelkanya di jenggot miliknya sambil menganguk
~
subuh mulai datang membangunkan Lintang dari tidurnya, semalaman dia hanya tidur sebentar rasanya tidak nyaman tidur hanya menggunakan alas dedaunan yang di tumpuk belum lagi Lintang dan Tara tidur di gua dekat pantai tanpa adanya pintu jadi angin malam leluasa masuk membuat Lintang yang tak tahan dingin minggigil
akhirnya Lintang bertahan dengan pelukan dari Tara tapi Lintang masih merasa dingin hingga Tara memberikan bajunya kepada Lintang
Lintang merasa tidak nyaman dengan baju yang di berikan oleh Tara karena baunya sungguh menyengat belum lagi yang memeluknya ini pasti tidak pernah mandi
tentang jenggot milik Tara belum di cukur oleh Lintang, dia akan mencukurnya setelah pulang saja karena bahan untuk mencukur ada di hutan
Lintang : 'aaaaaaaaakh jenggot ini mengganggu'
~
menjelang pagi Lintang dan Tara berjalan pulang ke rumah, kali ini tara tidak bisa mengendong Lintang karena dia membawa satu tembikar penuh isi air laut untuk di buat garam saat di rumah nanti
ups! apa sekarang Lintang mengakui rumah Tara sebagai rumahnya juga?
di perjalanan pulang melintasi sungai yang cukup dingin Lintang melihat anak serigala yang tengah menggigil kedinginan di atas batu tengah sungai sambil mengangkat satu kakinya mungkin anak serigala itu terluka? dan dia mungkin terpisah dari kelompoknya
Lintang menyuruh Tara berhenti sebentar berniat untuk menolong.
Tara yang melihatnya menghentikan Lintang lalu menurunkan tembikar penuh air laut itu di dekat Lintang, Tara mengantikan Lintang yang ingin menerobos arus sungai yang deras lagipula itu bukan masalah bagi kedua kakinya yang besar dan tangguh di segala medan berbahanya yang ada di hutan ini
Tara ingin mengambil anak serigala itu tapi karena reaksi a;ami dari binatang yang merasakan bahaya dari manusia dia menggeram untuk menakut nakuti namun tak berhasil sehingga dia menutup mata pasrah dengan apa yang akan terjadi padanya nanti
tak merasakan apapun dia membuka mata dan menerima tangan besar nan kasar mengangkat tubuh mungilnya menyebrangi sungai menuju ke arah Langit
Langit yang melihatnya bersorak kegirangan merentangkan tangannya menerima anak serigala itu masuk kedalam pelukannya
sedangkan anak serigala itu merasa bingung dan ketakutan
merekapun melanjutkan perjalanan sambil sesekali berhenti untuk mengambil bahan-bahan yang ada di hutang
Lintang tak menyangka kalau ada banyak rempah-rempah yang tumbuh subur dia memetik beberapa tak lupa ada yang di cabut sampai akarnya untuk di tanam di rumah nanti
dan tentu saja semua yang membawanya adalah Tara, seperti suami yang menemani istri berbelanja
saat perjalanan dengan di gendong tara hanya membutuhkan waktu sehari hari saja tapi sekarang karena bersama Lintang mereka sering berhenti, Lintang merupakan manusia modern yang tak kuat berjalan jauh di karenakan penggunaan transportasi modern pada masa itu
saat sampai di rumah Tara pada sore hari, Lintang mersorak ria sambil memutar-mutar anak serigala yang di beri nama Boba olenya aneh memang anak satu ini, di perjalanan kemari Lintang telah melihat luka yang ada di kaki Boba dan ternyata kakinya terkilir lalu di pijat oleh Tara dia bisa memijat karena berdasarkan pengalamanya tinggal sendiri dia harus bisa mengobati diri sendiri hanya dengan sedikit bekal dari sukunya
alhasil hanya dengan dua hari Boba sudah sembuh dan akrap dengan Lintang karena saat di pijat dia kesakitan dan mengadu pada Lintang dengan menelungsup semakin dalam ke pelukan Lintang
Tara menurunkan barang bawaannya di samping rumah lalu menoleh melihat kedekatan antara Lintang dan Boba sangat mengemaskan hatinya terasa senang, tiba-tiba Lintang berlari kearahnya Tara mengira kalau Lintang akan berterimakasih padanya jadi dia merentangkan tangan bersiap menerima pelukan dari Lintang tapi ternyata hanya di lewati Tara menoleh dan ternyata Lintang hanya menghampiri apa yang mereka bawa dari perjalanan mereka
Tara merasa agak kecewa dan menundukkan kepala melihat ada Boba di bawah kakinya menggesekkan tubuhnya di sana Tara merasa lega setidaknya ada yang peduli dengan nya meski bukan 'dia'
Lintang mengambil beberapa tanaman yang di dapat tangan mungilnya berjalan ke arah sungai samping rumah menanam di sana lalu mengeluarkan pisau lipat dari saku seragamnya dia baru sadar benda itu ada di sana
"hei Tara aku akan menepati janjiku padamu, kemarilah"
KAMU SEDANG MEMBACA
Terjebak di Waktu yang berbeda
Science Fictionawalnya aku hanya orang yang depresi mencoba untuk bunuh diri dengan tenggelam di kolam renang dekat sekolah, sambil terus berdo'a agar tak terlahir di waktu ini sampai tak sadrkan diri. tapi saat ku membuka mata aku melihat sekeliling dan banyak pe...
