38.2 Misty Love

16.1K 1K 868
                                        

Warning; banyak latar. Anak muda nakal.


Qing Fei De Yi - Harlem Yu

Indonesia, 14 years ago - 2005

"Kamu suka bintang?"

Bian melihat gambar yang sedang Briana buat, dengan langit yang nampak dipenuhi bintang, digambar secara tak beraturan. Mereka duduk berdampingan di bawah papan seluncuran kala jam istirahat berlangsung. Berbagi makanan, lebih seperti, Briana yang membagi bento lucu khas Jepangnya kepada Bian yang tidak membawa bekal, sebab tidak selera makan. Menelisik, netra Bian masih diarahkan ke gambar Briana ketika gadis itu menoleh padanya, tersenyum sumringah.

Cerahnya mengalahi langit yang sedang gelap, bumi yang gundah dihiasi kelabu pekat, hujan rintik jatuh mendayu atas tangisan, mengenai dahan.

"Suka!" ungkap Briana antusias. Memberikan seluruh atensinya pada Bian, dirinya sampai memaju-majukan tubuh. "Suka. Aku suka bintang. Kamu juga suka, Bi?"

Manik karamel Briana melebar, berbinar indah.

"Hm... ya." imbuh Bian pelan. Tiba-tiba diserang gugup sebab dihujam tatapan Briana sebegitunya. Pelan, sambil mematri lekat paras cantik Briana, Bian menarik mundur tubuh, membentang sedikit jarak di antara mereka. Buncah dan debar cepat jantungnya mengatakan bahwa ia sama antusiasnya dengan Briana; dirinya senang mengetahui Briana menyukai bintang. "Kamu suka rasi bintang apa?"

"Apa itu rasi bintang?" tanya Briana dengan kepala terteleng bingung. "Aku cuma tahu bintang. Papi bilang, Polaris adalah bintang paling terang yang digunakan sebagai penunjuk arah."

Bian tersenyum, perlahan menegakkan duduk, menatap Briana lembut. "Rasi bintang adalah bintang yang berkelompok, Bee. Bintang yang saling berdekatan, membentuk sesuatu, seperti ursa yang membentuk beruang."

Mata Briana kian melebar. "Beruang?!"

Bian mengangguk. Merasa lucu.

"Apa namanya tadi, Bi?"

"Ursa major untuk beruang besar, ursa minor untuk beruang kecil," tutur Bian khidmat. "Papa ku bilang mereka adalah sepasang ibu dan anak yang diangkat Dewa Zeus ke langit."

"Wah..." imbuh Briana terkesima. "Mereka beruang apa, Bi?"

"Polar bear? Seperinya beruang kutub," terka Bian. "Mereka ada di langit utara, dan salah satu bintang paling terang di ursa minor adalah polaris. Bintang yang Papi kamu sebutkan."

"Polar bear. Aku jadi mau melihatnya. Pasti mereka seputih salju. Cantik. Selain ursa ada apa lagi, Bi? Apa ada yang bentuk permen?" pertanyaan Briana membuat Bian tertawa tipis, tapi alih-alih kesal sebab ditertawakan, Briana ikut tersenyum, sangat lebar, mengiringi tawa Bian. "Ada banyak rasi bintang... di bagian bumi utara dan selatan; cassiopeia, andromeda, cygnus, orion, aquila, pegasus—"

"Pegasus seperti unicorn?!"

"Iya..."

"Wah, aku suka rasi bintang." Briana menatap Bian takjub. Kedua kakinya ditekuk ke atas, Briana memeluk lutut, dengan pipi menempel di dengkul, menatap Bian seolah sedang mendengar dongeng menyenangkan di kala hujan rintik berjatuhan, hawa dingin merebak. "Lanjutkan, Bi. Aku mau tau lagi."

Fixing The Star ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang