Cinta Dan Gengsi

1K 74 45
                                        

Cheers... Ucap beberapa pemuda yang tengah duduk di sebuah kursi dengan meja bulat di tengahnya. Mereka bersulang kemudian meneguk minuman keras yang ada di dalam gelas mereka.

"Dimana jalang mu?" Tanya Tay kepada temannya.

"Sebentar lagi datang." Jawab Krist.

"Aku tak menyangka kamu akan menerima cintanya." Ucap Tay yang di sambut tawa oleh beberapa teman-teman mereka.

"Tak ada salahnya jika aku menggunakan tubuhnya, kan?" Ucap Krist sambil menyeringai jahat.

"Ya, ku pikir kamu akan tetap menolaknya." Ucap Tay.

"Aku akan rugi jika menolak makanan segar, lagipula dia mau menuruti apa saja yang ku suruh." Ucap Krist

"Ya, dia bahkan rela berpakaian seperti wanita hanya untuk bersama mu, benar-benar bodoh." Ucap Tay.

"Dan di saat dia berpakaian seperti wanita, dia tidak terlihat seperti pria sedikit pun, dia sangat cantik dan seksi." Ucap Krist.

"Meskipun dia berpenampilan seperti wanita dia tetap seorang pria dan
pria tak bisa memberi mu keturunan, Krist." Ucap Tay.

"Siapa yang ingin menikahinya? Dia di takdirkan hanya untuk di tiduri bukan di nikahi." Ucap Krist.

"Apa kamu tak jijik saat berhubungan badan dengannya? Meskipun dia berpenampilan seperti wanita dia tetap mempunyai penis yang sama dengan mu, bukankah saat melakukan seks seluruh pakaian akan di buka?" Ucap New kepada Krist.

"Tidak, aku benar-benar akan jijik jika melihat dia mempunyai batang yang sama dengan ku! Dan untuk melakukan seks? Aku tak pernah membuka pakaiannya, dia selalu memakai rok, aku hanya perlu menyingkap rok itu dan menyetubuhinya dari belakang sehingga aku melupakan fakta jika dia juga pria sama seperti ku." Ucap Krist.

Perkataan Krist benar-benar terdengar jahat, tapi semua teman-temannya sudah terbiasa mendengar itu.

Seorang pria memakai baju lengan panjang dan rok berwarna hitam datang mendekat ke arah mereka sehingga membuat Krist dan teman-temannya berhenti berbicara.

Seorang pria memakai baju lengan panjang dan rok berwarna hitam datang mendekat ke arah mereka sehingga membuat Krist dan teman-temannya berhenti berbicara

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Dia tidak terlihat seperti seorang pria jika berpakaian seperti itu." Bisik Tay pada New yang duduk di sampingnya.

"Aku juga ingin mencicipinya saat melihatnya berpenampilan seperti itu." Balas New.

"Kenapa kamu baru datang?" Ucap Krist pada Singto, kekasihnya yang sejak tadi di bicarakannya bersama teman-temannya.

"Tadi macet, maaf aku terlambat." Ucap Singto.

Krist menarik tangan Singto menyuruh agar Singto berdiri di sampingnya, ia melingkarkan tangannya di pinggang ramping Singto.

"Kamu terlihat sangat cantik dan seksi malam ini." Bisik Krist sembari meremas paha mulus Singto, rok yang di gunanya sangat pendek, berada di atas pahanya.

Oneshot KSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang