Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Wayu
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Korn
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . . . . "Apa sudah selesai?" Ucap seorang wanita paruh baya.
"Sudah, ma" ucap weir sembari memperlihatkan kue yang baru saja matang.
"Bawa ke belakang, jangan lupa untuk membuatkan mereka kopi" ucap mama weir.
"Siap!?" Ucap weir.
Weir membawa kue yang baru saja di irisnya dengan menggunakan nampan, ia naik ke lantai atas dan berjalan menuju belakang rumah untuk di berikan kepada para tukang yang tengah berkerja.
Ya... Rumah mereka memang sedang di renovasi. Weir membawakan kue untuk cemilan para tukang yang merenovasi rumah mereka.
Weir terfokus pada seorang pria tampan yang tengah fokus pada perkerjaannya.
"Phi wayu, jika kalian lelah kalian bisa istirahat sebentar, ini ku bawakan kue" ucap weir membuat pria tampan itu mengalihkan tatapannya dari perkerjaannya.
"Ya, terima kasih" ucap wayu.
Weir menyimpan kuenya di atas meja kemudian ia pergi dari sana dan berjalan ke dapur untuk membuat minuman.