[Sudah terbit dalam bentuk e-book, tersedia di Playstore dan Playbook. Silahkan klik link pembelian e-book pada tautan yang sudah tersedia.]
__________
"Gini ya rasanya punya pacar yang suka cosplay jadi kulkas berjalan."
"Ish kak Ages udah satu jam...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
cover edit by : purnamayaa
blurb :
"Kak Ages, jangan deket-deket sama gue ya! Gue nggak suka jadi pusat perhatian. Kakak terlalu menarik banyak perhatian, kayak magnet."
Ages hanya tersenyum tipis, mengabaikan omelan Rania yang sepanjang rel kereta. "Gak bisa. Gue suka deket sama lo."
"Heh?!" Rania menatap horor kakak kelasnya yang sering dijuluki es batu berjalan itu. "Kak, nggak usah becanda bisa?"
"Bisa. Gue serius kok."
"S-serius ap-apaan?"
Ages membentuk kurva pada bibirnya, menariknya menjadi lengkungan sempurna. "Serius mau deket terus sama lo."
Seharusnya sejak awal Rania tidak melibatkan diri pada si Tembok Besar China. Dia kira Ages tidak seserius itu sehingga memunculkan banyak dugaan-dugaan tidak mendasar dari fans Ages yang bertransformasi menjadi haters Rania.