Kita Kembar Namun Berbeda
Sedarah Tak Sekeluarga
" Ya Allah kenapa hambamu ini sering merasakan rasa sakit. Padahal hamba tidak terluka " ~Fatin Fauzia Aisyah
" Gue gak tahu caranya berekspresi " ~ Fatih Fauzi Ardiansyah
Mohon maaf part pendek
Up se...
Peringatan: 1) Typo yang bertebaran 2) Terdapat kata-kata yang kurang menyenangkan 3) Adegan buruk tidak untuk diikuti 4) Alur cerita berantakan 5) Dilarang meng-copy karya saya 6) Untuk yang berbeda keyakinan saya minta maaf bila karya saya menyinggung kalian 7) Salam toleransi
Waassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...
Selamat membaca ^^
"Huwaa akhirnya berakhir. Ngerii tadi sampai dikejar sama kunti boongan! " kesal Alif sambil meminun pop-ice. Sedangkan kedua temannya hanya bisa bersabar dengan sifat Alif yang selalu emosi karena hari pertama.
BRAK
"Lepasin adik gue! " marah seorang lelaki sambil memegang pistol di tangannya. "Wow, siapa nih yang datang" ucap sang bos.
Lelaki itu menodongkan pistol ke arah orang yang menyuruh bawahannya untuk menculik adiknya. "Ooh, santay dong Bang Kenzo. Gue nggak bakal nyiksa adik lo. Mungkin gue bakal langsung bunuh dia. Hahahaha" tawa sang bos.
"Anj***! Lepas adik gue atau gue tembak lo! " marah Kenzo yang sudah meledak amarahnya. "Lo tembak gue, gue tembak adik lo" ucap sang bos dengan senyum licik.
'Cih, sialan!' batin Kenzo dan dirinya langsung menyerang para bawahan bos itu. Sedangkan sang bos hanya diam sambil melihat Kenzo yang tengah bertarung melawan anak buahnya.
Dari arah belakang ada sesosok berwarna hitam. Sosok hitam itu segera melepaskan Gio dan Ardi. Sebelum melepaskan kedua remaja itu. Sosok hitam itu membiuskan kedua remaja itu baru melepaskan Ardi dan Gio.
Setelah melepaskan Ardi dan Gio, sosok hitam itu mengganti mereka dengan sebuah boneka yang sangat mirip dengan kedua remaja itu.
Sekarang Kenzo sudah mengalahkan para bawahan orang itu. "Sekarang lo lawan gue" ucap Kenzo dan mulai menyerang si bos.
Kedua orang itu bertarung sampai matahari sudah muncul. Tidak lama kemudian datanglah para polisi dan langsung menangkap bos itu dan anak buahnya.
🌿🌿🌿
"Di beritakan hari ini terjadi sebuah penculikan di gedung tua. Penculikan dilakukan oleh seorang remaja berumur 18 tahun. Korban berumur 17 tahun berjumlah 2 orang. Setelah ditangkap oleh polisi para tersangka. Ternyata 2 korban remaja dinyatakan hilang. Para penyelidik hanya menemukan sebuah boneka yang sangat mirip dengan para korban"
"Apa korban penculikan dan sekarang malah hilang?! " kaget Alif sampai memuntahkan minumannya. "Astagfirullah, kasihan sekali dua remaja itu" ucap Alif dan memutuskan untuk membersihkan rumahnya.
"Sayang! " ucap seorang lelaki dan memeluk Alif dari belakang. "Ada apa? Aku lagi nyapu Bang" ucap Alif dan masih fokus menyapu lantai. "Hmm, aku hanya ingin memeluk dirimu" ucap lelaki itu, sedangkan Alif hanya diam fokus menyapu.
Selesai membersihkan rumahnya, Alif segera membuat makanan dan minuman untuk lelaki yang memeluknya tadi. "Makasih sayangkuh" ucap lelaki itu dan mencium kening Alif. Alif yang diperlakukan seperti itu menjadi malu dan memutuskan ke ruang keluarga menonton televisi.
Selesai makan lelaki itu yang diketahui bernama Kenzo segera mengambil handphonenya dan menelpon seseorang.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Selesai menelpon orang itu untuk meminta bantuan, Kenzo segera bangkit dan menghampiri istrinya.
🌿🌿🌿
"Bagaimana enakkan makanannya? " tanya seorang wanita berhijab kepada dua orang remaja laki-laki. "Enak tante! " seru Gio dan makan dengan lahap.
"Alhamdulillah kalau gitu, Tante tinggal sebentar ya" ucap wanita itu dan pergi keluar rumah. Sedangkan Ardi dan Gio hanya memakan semua makanan yang disediakan untuk mereka.
Jika berminat silahkan dibaca
Jika tidak berminat silahkan mencari cerita yang lain
Mohon untuk sarannya, karena dapat membantu saya dalam membuat cerita yang lebih baik lagi