Part 9

1K 50 1
                                        

Pov : rumah Ridho, Salma

"Assalamu'alaikum" Ucap Ridho ketika memasuki rumahnya.
"Waalaikumsalam, udah selesai mas latihannya? " Sahut Salma dari dalam rumah.
"Iya, tadi selesai latihan mas langsung pulang, yaudah mas mandi dulu ya, kamu juga siap siap ya, kita kan mau pergi. " Ucap Ridho
"Iya mas, yaudah Salma siap-siap dulu. " Ucap Salma yang dibalas anggukan oleh Ridho, keduanya pun memasuki kamar masing-masing.

30 menit kemudian Ridho dan Salma secara bersamaan keluar dari kamar dan sudah bersiap untuk pergi.
Mereka pun masuk kedalam mobil lalu segera melajukan mobil ketempat tujuan, ya mereka akan berbelanja.
Sesampainya di pusat perbelanjaan Ridho dan Salma turun dari mobil dan memasuki gedung mewah tersebut. Salma tengah memilah-milah bahan makanan yang disana, ia membeli beberapa bumbu dapur, daging, dan beberapa sayuran yang Ridho sukai Salma juga membeli beberapa bahan makanan yang mengandung gizi seimbang, Salma tau suaminya adalah seorang atlet jadi harus menjaga pola makan. Salma juga mengambil beberapa susu, dan cemilan, Salma ingin sekali mengambil cemilan favorit nya, namun sayang sekali cemilan itu berada di rak paling tinggi jadi Salma tak mampu menggapainya, namun Salma dikejutkan oleh tangan kekar yang hendak meraih cemilan favoritnya, ya siapa lagi jika bukan tangan Ridho suaminya. Salma menyunggingkan senyum manisnya.
"Makasi mas. " Ucap Salma
"Sama-sama." Balas Ridho.

Setelah selesai dengan barang belanjaanya Ridho dan Salma pergi menuju kasir.
"Totalnya Rp.890.000 bu, ada tambahan lagi? " Tanya kasir dengan ramah.
"Engga mbak, udah itu aja. "  Balas Salma yang tak kalah ramah, ketika Salma ingin mengeluarkan uang untuk membayar Ridho menahan tangan Salma.
"Biar mas aja yang bayar. " Ucap Ridho.

Setelah selesai dengan urusan kasir, Ridho dan Salma pergi meninggalkan supermarket. Ketika dijalan tiba-tiba Ridho merasa lapar.
"Salma udah makan?, mas laper nih kita makan dulu ya. " Ucap Ridho
"Boleh mas, kebetulan Salma juga laper. " Balas Salma

Ridho membelokkan mobil nya ke pelataran restauran, ketika hendak memasuki restauran mereka dikejutkan dengan suara yang memanggil Ridho.
"Idho.. " Begitu panggil wanita tersebut, Ridho dan Salma yang penasaran pun membalikkan badan untuk memastikan siapa yang memanggil namanya.
"Idho, sayang apa kabar, aku kangen banget.. " Ucap wanita tadi sembari memeluk Ridho, Salma yang melihat situasi ini menyadari bahwa wanita itu adalah Silvy, pacar Ridho.
Ridho agak terkejut dengan perlakuan Silvy. "Kamu ngapain disini?" Ucap Ridho.
"Kok responnya gitu, aku baru balik dari Jakarta, aku minta maaf ya aku ga kabarin kamu, soalnya HP aku ilang. " Tutur Silvy.

Ridho bingung dengan situasi ini saat ia sudah merasa nyaman dengan Salma, Tiba-tiba Silvy datang kembali , Ridho melihat kearah Salma, Salma terdiam, wajahnya sulit diartikan.
"mas, mas selesaikan dulu urusan mas sama mba Silvy, Salma pulang aja. " Ucap Salma pergi meninggalkan Ridho dan Silvy. Ridho merasa bersalah pada Salma, ketika ia hendak mengejar Salma, Silvy menahan tangannya. "Mau kemana si sayang, kita kan baru ketemu." Ucap Silvy.

Kini Ridho dan Silvy duduk di dalam mobil. Ridho menceritakan semua kejadian yang ia alami selama Silvy tidak ada termasuk siapa Salma.
Silvy menangis tersedu didalam mobil, Ridho bingung dibuatnya, ia tak tau harus bagaimana.
"Kamu kenapa tega lakuin ini sih yang. " Ucap Silvy.
"Aku minta maaf, aku pernah bilang ke kamu waktu itu, kalo aku gagal ngajak kamu nikah, maka aku harus nerima perjodohan yang mama lakuin, aku bener bener minta maaf" Balas Ridho.
"Jadi sekarang kita gimana Ridho? " Ucap Silvy.
"Aku minta maaf kekamu, aku udah jadi suami Salma, dan aku ga mungkin nyakitin Salma, aku juga ga mungkin untuk pisah dari Salma. " Tutur Ridho.
"Maksud kamu kita harus putus? " Ucap Silvy yang mendapat anggukan dari Ridho yang membuat Silvy begitu kecewa dengan keputusan yang Ridho ambil.
"Maaf." Hanya itu yang bisa Ridho ucapkan. Silvy yang begitu kecewa pun keluar dari mobil Ridho dan meninggalkan nya sendirian. Ridho termenung dalam mobil, jujur ia masih sangat mencintai Silvy, namun ia juga tak bisa mengabaikan Salma, Salma adalah istri sahnya saat ini.

Salma pov.

Setelah kejadian tak terduga tadi Salma pulang ke rumah dengan menggunakan taksi, Salma tak tahu harus bagaimana ia merasa marah dan cemburu melihat Ridho bertemu dengan kekasihnya, ketika hubungannya mulai menghangat mengapa wanita itu tiba-tiba datang, namun yang membuat Salma semakin bingung adalah bahwa dirinya lah yang memisahkan mereka, dia adalah orang ketiga dalam hubungan Ridho dan Silvy.
Salma ingin marah, tapi tak tau harus marah dengan siapa. Ia ingin kecewa dengan Ridho, namun ia lebih kecewa dengan keadaan dirinya yang menjadi orang ketiga dalam hubungan orang lain. Seketika rasa bersalah dalam diri Salma kian membesar, seharusnya Ridho tak bersamanya, Silvy lah yang seharusnya menjadi pendamping Ridho bukan dirinya.

Sesampainya dirumah Salma segera membersihkan dirinya, lalu memasak didapur, ia sedikit lapar. Salma memasak masakan kesukaan Ridho, mama mertuanya lah yang memberikan resep rahasia masakan favorit Ridho. Setelah selesai memasak Salma menyusun dengan rapi dimeja makan. jam menunjukkan pukul 7.00 malam, namun Ridho belum juga pulang.
Tak selang berapa lama Salma mendengar suara mobil memasuki halaman rumahnya, Salma segera keluar.
Ridho terkejut dengan kehadiran Salma.
"Assalamu'alaikum." Ucap ridho sedikit merasa canggung.
"Waalaikumsalam." Jawab Salma datar.
"Salma belum tidur. " Tanya Ridho
"Belum, Salma mau ambil belanjaan. " Ucap Salma menuju mobil dan mengambil beberapa belajaan yang mereka beli tadi. Mereka memasuki rumah, salam menuju dapur yang diikuti oleh Ridho.
"Mas makan gih, Salma udah masak. " Ucap Salma, Ridho mengangguk dan segera makan. Suasana rumah sangat hening, Salma juga hanya diam sejak tadi.
"Soal tadi siang mas.. " Ucap Ridho yang belum sempat terselesaikan namun sudah dipotong oleh Salma.
"Ngga usah dibahas mas, Salma ngerti kok. " Ucap Salma sembari tersenyum pada Ridho. "Salma tidur dulu ya mas, Salma ngantuk. " Lanjut Salma, Ridho memandangi kepergian Salma, Ridho tau Salma kecewa, namun ia tetap tersenyum. Ridho semakin merasa bersalah melihat sikap Salma yang tak marah sama sekali padanya.

Note;: wah si Silvy balik lagi nih, Ridho bakal milih Silvy, atau mempertahankan pernikahannya dengan Salma ya.. 🤔 ,

S untuk Salma (Rizky Ridho Ramadhani)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang