Part 33 ( Kembali Pulang)

324 22 4
                                        

     Drrt..drrt.... ( bunyi getar Hp Salma berkali-kali menandakan ada chat masuk, Salma segera mengecek hpnya dan ya ada chat masuk dari Risma(istri Witan)

*Mba Risma Hani

Assalamualaikum,
Sal aku udah ready ya, aku samperin ke apart kamu sekarang.

                           Waalaikumsalam
                            Ok mbak, aku juga udah
                            ready.

  Hari ini merupakan jadwal kepulangan para punggawa Garuda ke Indonesia, itu sebabnya Salma dan Risma akan pergi bersama untuk menjemput para suami mereka. Setelah membalas pesan dari Risma, Salma segera keluar dari apartemen nya dan ya Risma sudah sampai didepan apartemenya.

"Eh mba Risma, pas banget.." ucap Salma.

"Hmmmmm gercep banget yang udah ga sabar ketemu suaminya..." goda Risma pada Salma.

"Aduh mbak jangan gitu dong, aku malu nih..." balas Salma. Risma tertawa renyah mendengar respon Salma.

"Eh iya Sal, kamu yakin ga papa kalo jemput mereka ke Bandara, perut kamu kan lagi gede gitu, kasian dedek bayinya.." ucap Risma memperingati Salma.

"Ga papa mbak, aku baik-baik aja kok, " jawab Salma.

"Yaudah, nanti kalo kamu kenapa-napa, atau ngerasain sesuatu, kamu cepet bilang ke aku ya..." ucap Risma.

"Iya mbak, makasi ya..." ucap Salma

"Yaudah yuk berangkat..." balas Risma.

   Sesampainya di bandara Salma dan Risma sudah berada di tempat penjemputan, dan tak hanya mereka berdua, tentu saja sudah ada puluhan fans Timnas Indonesia yang juga sudah bersiap menyambut kedatangan mereka.

"Aduh Sal, kita disini aja ya, disana rame banget, kasian Hanina.." ucap Risma

"Iya mbak, kita tunggu disini aja...." balas Salma.

"Eh itu tu mereka keluar.." mendengar ucapan Risma, Salma langsung menoleh keraha gerombolan para punggawa Timnas garuda yang keluar dari Gate kedatangan, para wartawan dan fans Timnas berbondong-bondong mengerumuni mereka.

"Wah, kayanya kita ga bisa mendekat deh mbak, rame gitu,.."  ucap Salma.

"Iya ya Sal, bentar deh aku telfon Witan dulu..." balas Risma.

"Gimana mbak?" Tanya Salma ketika melihat Risma memasukan ponselnya kedalam tas tanda telponnya telah berakhir.

"Witan bilang kita ga usah nunggu mereka, karena keramaian fans dan situasi yang ngga kondusif jadi para pemain langsung dibawa sama bus Timnas ke hotel biasa Timnas nginep jadi nanti mereka pulang sendiri" jawab Risma.

"Oh gitu ya mbak, yaudah kita langsung pulang aja ya..." usul Salma.

Keduanya langsung menuju arah pulang dengan Hanina yang tidur di pangkuan Salma dan Risma yang menyetir mobil, Salma merasa nyaman dengan situasi ini, ia seperti sedang simulasi memangku bayi. Salma memang anak tunggal, tapi karena Salma sangat menyukai anak kecil jadi dia cukup dekat dengan para keponakannya.

   Teringat beberapa waktu lalu ketika Salma dan Ridho akan pindah ke Jakarta, para keponakan mendatanginya ketika Salma tengah datang kerumah kedua orangtuanya guna untuk berpamitan sebelum pergi ke Jakarta,  beberapa keponakannya merasa sedih bahkan ada yang menangis karena akan di tinggal Salma.
Salma tersenyum kecil mengingat kejadia itu, ia tiba-tiba jadi rindu rumah, ia tak pernah merantau sebelumnya, ini adalah pertama kalinya Salma jauh, sangat jauh dari rumah tanpa ayah dan ibunya.

S untuk Salma (Rizky Ridho Ramadhani)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang