....
🌟Cerita ini sudah pernah tamat dan tersedia lengkap di KK. Untuk yang ingin baca gratis bisa menunggu disini karena akan di repost sesuai target komen yang diberikan 🌟
.....
Hari ini pesta ulang tahun Lili diadakan. Menggunakan halaman mansion keluarga Leonard yang sangat luas. Sejak pagi halaman samping rumah itu sudah sangat ramai dengan vendor-vendor profesional yang menyiapkan acara ulang tahun dengan tema balet sesuai pesanan Sofia dan keinginan Lili.
Lyora sama sekali tidak diberi kesempatan untuk membantu Sofia menyiapkan acara ini. Karena nenek dari Lili itu tak ingin Lyora jatuh sakit kembali. Ia hanya ikut berpartisipasi dalam membuatkan tempat souvenir dan memilih. Entah itu memilih beberapa konsep yang telah disiapkan oleh event organizer langganan Sofia, memilih baju ulang tahun Lili, souvenir dan keperluan lainnya.
Bahkan baju yang akan digunakan oleh Lyora pun disiapkan oleh Sofia. Walau wanita paruh baya itu sempat sedih karena tidak bisa membuatkan dress yang sama dengan milik Lili untuk Lyora karena waktu ulang tahun Lili sangat mepet. Akhirnya Sofia mengirimkan beberapa foto gaun yang berwarna pink senada dengan gaun Lili.
Acara akan diadakan sore nanti. Saat ini Lyora sedang melihat-lihat sambil mengagumi dekorasi yang sudah rampung. Dekorasi bernuansa pink itu menghiasi dari pintu gerbang mansion keluarga Leonard yang berwarna hitam hingga halaman rumah Sofia dan pendopo besar yang ada dihalaman itu.
Sofia bahkan menyewa wahana balon raksaksa serta tiga permainan perosotan untuk teman-teman Lili
"Lyora sini sayang"
Panggilan Sofia membuat Ia menghampiri Sofia dan Kathrine yang sedang berdiskusi dengan pihak EO. Kedua nenek dari Lili itu sama-sama bersemangat untuk merayakan ulang tahun Lili.
"Menurutmu lebih cantik yang mana untuk jadi kue utamanya?"
Dihadapan Lyora berjejer empat buah kue ulang tahun dengan tema ballerina. Ia yakin hanya untuk ke empat kue ini saja Sofia sudah menghabiskan jutaan rupiah.
Jujur sangat sulit untuk memilih karena ke empatnya sama-sama cantik dan sesuai dengan tema. Cukup lama Ia berpikir hingga Lyora menunjuk sebuah kue yang jika dilihat-lihat mirip dengan baju Lili yang akan dipakai nanti.
Kedua nenek itu pun tampak girang melihat pilihan Lyora yang sama dengan pilihan mereka berdua.
Kemudian Sofia dan Kathrine masih membicarakan susunan acara dengan pihak EO. Dan Lyora hanya menjadi pengamat saja. Pesta sederhana yang disetujui Sofia sangat diluar ekspektasi Lyora.
"Lili belum pulang?" Tanya Sofia
"Belum" Jawab Lyora.
"Edward itu benar-benar. Coba Kamu hubungi Edward, sayang. Ini sudah siang, acaranya akan dimulai tiga jam lagi"
Lili memang sedang pergi ke mall bersama Edward. Setelah tadi pagi akhirnya Ia diperbolehkan berenang dengan ditemani ayahnya. Edward mengajak Lili pergi ke mall untuk membeli hadiah putrinya itu.
Tadinya bocah itu ingin Lyora ikut. Tetapi Lyora menolak dan membuat Lili menangis. Tangisan Lili tentu saja membuat Edward memaksa Lyora untuk ikut lewat tatapan matanya.
Namun Ia tetap pada keputusannya. Lyora tak ingin mengambil resiko dengan terlihat bersama Lili dan Edward di ruang publik. Lalu dengan segala macam bujukan. Akhirnya bocah itu setuju untuk pergi berdua dengan ayahnya saja untuk membeli boneka baby alive walau dengan memaksa ibunya terlebih dulu untuk melakukan 'pinky promise' agar tidak pergi kemana-mana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Blame The Cupid [Completed]
ChickLitKeterkejutan nampak diwajah Lyora. Seolah darah tersedot dari tubuhnya. Wajahnya pucat pasi menyadari siapa pria yang saat ini tertidur disampingnya. Bagaimana tidak? Ia berencana menjebak Edmund Leonard tapi mengapa yang ada di kasur bersamanya it...
![Blame The Cupid [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/233876871-64-k683373.jpg)