Keterkejutan nampak diwajah Lyora. Seolah darah tersedot dari tubuhnya. Wajahnya pucat pasi menyadari siapa pria yang saat ini tertidur disampingnya.
Bagaimana tidak? Ia berencana menjebak Edmund Leonard tapi mengapa yang ada di kasur bersamanya it...
"Kenapa Kamu mengalihkan topik? Kamu benar-benar menyukai pria lain?" Tanya Edward yang memajukan wajahnya hingga hanya berjarak beberapa senti. Ia memperhatikan wajah Lyora dengan tatapan menyelidik.
"Ap-apa? Mana ada Aku suka dengan laki-laki lain" Jawab Lyora yang juga tidak mengerti kenapa Ia tiba-tiba gugup ditatap lekat oleh suaminya.
"Aku turun" Lyora akhirnya mengalah dari pada harus menanggapi keposesifan Edward. Pria itu pasti ingin menuduh kalau Lyora menyukai seorang wali murid yang sudah menjadi single parent yang kerap berbincang dengan Lyora tiap kali mereka bertemu.
"Kamu harus ingat kalau sudah mengandung dua anakku"
Lyora menatap Edward jengah dan menghiraukan pria itu yang memeluk pinggangnya posesif.
Siapa juga yang mau mencari pria lain? Jika memiliki satu pria yang menjadi suaminya saja sudah membuat Lyora pusing.
....
"Sepertinya Kamu harus pergi dan jangan dekat-dekat dengan Lyora dulu supaya cucu Mama cepat lahir"
Edward yang mendengar kalimat Ibunya tentu tak mengerti apa hubungan Ia tak boleh berada dekat dengan Lyora dan anaknya yang akan lahir.
"Dulu saat Mama melahirkanmu juga seperti ini. Kamu tak kunjung menunjukan tanda akan lahir karena Papa mu tidak pernah meninggalkan Mama sedetik pun"
"Tapi saat Papa mu terpaksa menghadiri rapat dan meninggalkan Mama. Saat itu juga Mama mengalami kontraksi dan Kamu lahir"
....
"Lili sudah siap sayang? Ayo kita berangkat" Telinga Edward menjadi merah karena perkataan Sofia yang menurutnya sangat memalukan.
Memalukan karena Edward pada saat itu sudah berumur lebih dari 30 tahun dan masih harus dibimbing oleh Ibunya dalam hal melamar.
Kenapa juga Ibunya harus bercerita didepan Lyora?
"Mama mau Aku pergi dulu kan? Oke, Aku akan mengantar Lili tanpa Lyora. Mama jaga istriku disini"
"Kalau sampai Aku kembali dan Lyora belum juga kontraksi. Mama harus berhenti mengatakan kalimat-kalimat konyol" Lanjut Edward kesal.
....
Kebahagiaan yang diberikan Lyora padanya sudah lebih dari cukup. Edward tak memiliki niatan untuk menambah anggota keluarga mereka lagi setelah melihat perjuangan Lyora untuk menghadirkan anak mereka di dunia ini.
Sebongkah rasa sesal dan sedih kembali menghantam Edward. Persalinan pertama Lyora pastilah lebih berat daripada saat ini. Melahirkan di usia muda tanpa pria yang bertanggung jawab atas kehamilannya dan harus melewati proses induksi.
Edward tidak bisa membayangkan apa yang Lyora rasakan kala itu. Namun, Ia berjanji akan membahagiakan Lyora bersama keluarga kecil mereka seumur hidupnya. Walau Ia tau itu semua tak cukup untuk membayar seluruh pengorbanan Lyora.
......
New Extra Chapter! Only on KK Blame The Cupid Extra Chapter VII : Our Second Born
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Isinya 6100+ kata Adiknya lili lahir di part ini cowok/cewek jawabannya ada di part ini 😆😆😆 . . Warn :part ini ada plusplus nya ya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.