🌟Surpriseeeeee🌟
Ada yang update nich 😚
.
.
.
.
.
.
.
Edward tersenyum sinis mendengar ucapan Lyora. Syarat katanya?. Wanita itu sepertinya terlalu berbesar kepala karena Edward memintanya untuk tidak pergi.
Padahal Edward sudah berbesar hati untuk menemuinya dan memperbolehkan Lyora kembali mengasuh Lili.
"Aku rasa Kau tidak berada diposisi untuk mengajukan syarat padaku"
Lyora tau pria seperti Edward adalah pria sombong yang ingin segalanya berjalan sesuai keinginannya. Tapi Ia tak mau mengalah lagi kali ini "Aku rasa Aku berhak untuk mengajukan syarat. Tapi itu semua terserah padamu. Aku harus pergi"
"Katakan. Aku akan menyetujuinya jika syarat itu masuk akal" Kata Edward yang akhirnya mengalah.
"Kau bilang akan mengembalikan Lili padaku. Jangan memotongku" Lyora mengatakan itu karena Edward tampak tak terima dengan kalimatnya.
"Aku mau Lili tinggal bersamaku. Kau boleh menemuinya di akhir pekan atau kapanpun itu Kau bisa menghubungiku dulu. Dan Aku akan membawa Lili ke tempatmu"
Edward mengangguk, Ia tampak tak keberatan dengan syarat itu.
"Kemudian Aku tidak mau media mengetahui tentang Lili. Dan orangtuamu juga tak boleh tau tentang Lili" Lanjut Lyora
"Aku menolak. Cepat atau lambat orangtuaku akan tau" Tolak Edward
Lyora memejamkan matanya sejenak "Oke. Orangtuamu boleh mengetahui tentang Lili. Asalkan jangan media"
"Dan Aku ingin orangtuamu tidak mengetahui apapun tentangku"
Edward kembali tersenyum sinis "Kau pikir orangtuaku tak dapat mengetahui semua hal tentangmu? Setelah mereka mengetahui keberadaan Lili, pasti mereka akan mengorek semua hal yang berhubungan denganmu"
Lyora menyadari kalau ucapan Edward benar adanya "Kau benar. Tetapi apapun itu, Aku tak mau terlibat langsung dengan orangtuamu maupun keluarga besarmu"
Edward menyanggupi keinginan Lyora "Ada lagi?" Tanyanya.
"Satu lagi. Kau akan menikah dengan Sasha Gunardi bukan? Jika Kau ingin mengenalkan Lili padanya. Pastikan dulu Ia mau menerima Lili. Jika tidak, sebaiknya Kau tak pernah mengenalkan Lili pada tunanganmu itu"
Edward hanya mengangguk. Tak ingin menjelaskan apapun hubungannya dengan Sasha
"Sudah?"
Lyora mengangguk "Hanya itu untuk saat ini"
Edward mendecih "Untuk saat ini? Kau ingin memanfaatkan-"
"Mohon maaf, Tuan" Salah seorang dari suruhannya menginterupsi. Pria itu membisikan sesuatu pada Edward
"Pak Teguh mengatakan kalau Nona Lili berada dirumah sakit bersama Tuan Edmund. Ia sudah menghubungi Tuan sejak tadi, hanya saja panggilannya terus Tuan reject"
Setelah itu, Edward langsung mengecek ponselnya. Memang sejak dalam perjalanan menuju bandara Edmund berkali-kali menghubunginya.
Hanya saja Ia terus mematikan panggilan adiknya itu. Karena Ia pikir Edmund hanya akan menanyakan seputar pekerjaan saja.
Seketika Edward berdiri dan menatap Lyora tajam dan dingin. Kalau bukan karena wanita ini berulah, tak mungkin Lili jatuh sakit
"Ikut Aku"
"Kau tak mau bertemu Lili?" Tanya Edward yang kembali menatap Lyora ketika menyadari wanita itu tetap dalam posisi duduknya.
Lyora segera berdiri mendengar hal itu "Koper ku" gumamnya
KAMU SEDANG MEMBACA
Blame The Cupid [Completed]
Literatura FemininaKeterkejutan nampak diwajah Lyora. Seolah darah tersedot dari tubuhnya. Wajahnya pucat pasi menyadari siapa pria yang saat ini tertidur disampingnya. Bagaimana tidak? Ia berencana menjebak Edmund Leonard tapi mengapa yang ada di kasur bersamanya it...
![Blame The Cupid [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/233876871-64-k683373.jpg)