Suasana ramai dengan berlalu lalang nya kendaraan tidak sedikit pun mengganggu seorang gadis cantik yang sedang duduk di terminal sambil membaca novelnya itu terganggu dan ia masih mengenakan seragam SMA pertanda baru saja ia pulang sekolah. Ia nampak mengayunkan kakinya secara bergantian mulai dari kiri ke kanan, syarat menikmati kegiatannya. Tidak berapa lama ia menutup buku novelnya itu dan menempelkan buku tersebut ke dahinya. Ia mengeratkan genggamannya pada buku tersebut dengan bergumam.
"Pengen transmigrasi jugaa"
"Andai transmigrasi itu nyata"
"Mau masuk ni novell"
"Apa aku tabrakin diri aku aja ya biar bisa isekai?"
"Tapi kalau malah ke akhirat dan bukan isekai gimana? Aku kan masih punya banyak dosa. Iya kalau ke surga kalau ke neraka?"
"Udahlah gak usah coba-coba, lagian transmigrasi itu kan gak nyata"
Ia terus bergumam sampai suara dering handphone miliknya bersuara. Ia kemudian menaruh buku novelnya lalu mengambil handphone tersebut dari tas nya dan menggeser layar hijau yang ada di hp nya. Ternyata yang menelponnya adalah mamanya. Dugaannya sih ia akan di suruh pulang oleh mama nya.
"Halo mama"
"Aina, kamu ada di mana sayang? Kenapa belum pulang? Mama khawatir banget sama Aina"
"Iya ma, maafin aku ya ma. Aku tadi nunggu ojek yang gak muncul-muncul sambil baca novel, eh malah keterusan aku baca novelnya hehe"
"Yaudah sayang, Aina cepet pulang ya? Mama punya firasat buruk sama Aina"
"Iya mamaku sayang, yaudah aku nyari ojek dulu ya ma? See you, ma"
"See you letter, sayang"
Setelah menutup panggilan dari mamanya, ia segera memasukkan handphone dan buku novelnya itu ke dalam tasnya. Kemudian ia pun berdiri dari duduknya sambil celingak-celinguk mencari ojek. Merasa tidak akan ada ojek disana ia pun berniat menyebrang untuk mencari ojek. Kaki jenjang nya mulai melangkah untuk menyebrang setelah melihat tidak ada mobil maupun motor yang melintas. Dengan langkah santai nya ia memikirkan 'bagaimana jika ia berhenti di tengah jalan saja agar dapat isekai'.
Ia pun menggelengkan kepalanya untuk menghilangkan pemikiran bodohnya itu dan melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti. Ia pun sampai di tepi jalan lalu berniat pergi dari sana untuk menemukan ojek yang sedang parkir. Entah kenapa suasana disekitarnya menjadi sunyi dan sepi. Tetapi ia tidak terlalu memikirkan hal tersebut, fokusnya hanya untuk mencari ojek agar ia cepat pulang dan mama nya tidak khawatir lagi kepadanya. Sampai ia mendengar ibu-ibu berkata dengan lantang sekali.
"AWAS NAK"teriak ibu itu.
Ia tidak menengok ke arah suara ibu itu karena merasa bukan dirinya lah yang di teriaki. Sampai-
Brukk
Tinn
Dugg
Ia tertabrak oleh mobil yang mengalami rem blom dan terbaring disana dengan darah yang mengalir keluar dari anggota tubuhnya. Rasanya sangat sakit sekali. Sayup-sayup ia mendengar suara orang-orang yang mengerumuninya. Ia menutup matanya, ia sudah tidak sanggup lagi.
'Kenapa aku malah ketabrak beneran?'
'Padahal aku nggak beneran mau ketabrak mobil'
'Aku akan ke akhirat kan bukan isekai?'
'Mama dan papa jangan nangisin aku ya'
To be continued
KAMU SEDANG MEMBACA
CHRYSOPELIA (END)
FantasyMasuk novel?? Ia kira transmigrasi hanya karangan belaka, namun pemikiran itu di patahkan oleh kejadian yang ia alami. Ia bertransmigrasi ke sebuah novel ber tema kan fantasy dan ia masuk ke raga siluman ular. ohh tidakk!! ia tidak suka dengan ular...
