45

2.4K 134 1
                                        

"DASAR JALANG! AKU TAHU ITU PASTI KAU JALANG!" sentak Asteria secara tiba-tiba seraya berjalan mendekati Chrys dan Coney.

Hening. Tidak ada satu pun suara yang terdengar termasuk putra mahkota yang tidak berkomentar apapun, termasuk Chrys dan Coney yang menghentikan tarian nya.

"Maaf nona, ada apa dengan anda? Mengapa anda berkata tidak sopan di festival besar ini? Apakah kita saling mengenal?" tanya Chrys membuat semua pusat perhatian tertuju padanya.

"Saya pun merasa anda telah lancang berbicara yang tidak patut di dengar oleh para tamu istimewa kerajaan! Sebaiknya anda meminta ma'af nona Tinley" tambah Coney yang semakin membuat Asteria marah. Ia hanya bermaksud menegur ketidaksopanan Asteria tidak lebih.

"KAU MEMBELA SI JALANG CHRYS?!" teriak Asteria yang murka karena cemburu.

"Maaf nona sepertinya anda salah mengira. Saya bahkan tidak mengenal nama yang anda sebutkan" sangkal Chrys membela diri.

"PEMBOHONG! KAU PASTI CHRYSOPELIA LILIT SI BURONAN DARI KERAJAAN CHASTER!"

"Nona Tinley! Anda sudah melampau!" tegur Coney memperingati sambil mengode dengan tatapan matanya agar Asteria melihat keadaan.

Ucapannya Coney justru membuat suasana semakin panas karena hawa yang dikeluarkan Asteria sudah seperti kobaran api yang di siram minyak. Tanpa sepengetahuan siapapun Chrys menyeringai karena jebakan nya berhasil. Dengan Asteria yang menyebutkan nama lengkapnya, itu berarti ramuan berupa permen yang dimakan Asteria akan aktif.

"Yang mulia, tolong lakukan sesuatu. Jika tidak, nama kerajaan Craven akan dinilai buruk oleh para tamu" mohon Coney melihat rajanya yang malah menikmati drama yang dibuat Asteria.

"Yah, ular biru itu memang suka sekali menyamar. Apakah ada dari kalian yang merasa terganggu dengan semua ini!! Ucap putra mahkota dengan tatapan dingin yang ditujukkan ke semua tamu undangan.

Menurutnya hal yang mudah untuk membuat semua yang ada di dalam ruangan ini bungkam karena tidak ada yang bisa menandinginya. Apapun bisa ia lakukan karena dialah rajanya disini.

Hening, tidak ada suara apapun yang terdengar sampai Coney membuka suara.

"Tapi yang mulia—"

"Berhentilah membela jalang itu Coney!!" geram Asteria yang tidak lagi berteriak.

"Maaf nona Tinley, saya tidak terima atas semua penghinaan yang telah anda ucapkan sedari tadi. Saya curiga rumor nona yang berteman dengan buronan itu adalah fakta, terbukti dari sikap anda yang tidak sopan. Yang mulia saya ingin meminta keadilan, tolong hukum nona Tinley"

Chrys maju kedepan berdiri dengan dengan berani melihat dari putra mahkota yang menatapnya dengan menyeringai.

"Kau ingin aku menghukum Lady Tinley? Yah, sikapnya memang sedikit sopan. Kalau begitu aku akan mendengar pembelaan dari Lady Tinley terlebih dahulu sebelum memberikan hukuman" ujar putra mahkota sedikit terkekeh.

Chrys mengepalkan tangannya melampiaskan kekesalan.
"Kalau begitu izinkan saya memberikan pertanyaan mengenai rumor buruk nona Tinley di kalangan rakyat kecil dan nona Tinley bisa melakukan klarifikasi dan pembelaan diri. Jika nona Tinley tidak menjawab, yang mulia harus menghukumnya" izin Chrys dengan lantang.

Deril sedikit menyeringai.
"Bukan masalah, aku akan mengizinkanmu"

Hening sejenak. Semua orang tidak ada yang berani mengeluarkan suara meskipun ingin. Mereka tidak bisa semaunya mengeluarkan pendapat apalagi memberontak atas ketidaklancaran festival Borave karena kekuatan mereka yang tidak sebanding dengan putra mahkota yang adalah seorang naga.

CHRYSOPELIA (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang