Halo halooo, apa kabar? Selamat membaca, jangan lupa vote dan tandain typonya.
---
Jane mengangkat alisnya mendengar perkataan si pengacara. Bukan hanya Jane, tapi semua orang di keluarga tahu kalau Old Master Qin membenci Jane saat dia masih hidup. Karena ibunya Jane yang berasal dari latar belakang yang tidak jelas, Qin Mo juga, tidak pernah menyukai Jane. Dia menutup mata atas intimidasi terus-menerus Tang Lingyun kepada Bec Facci dan bahkan mendukungnya dalam beberapa hal. Bertahun-tahun, Old Master Qin membenci Bec Facci karena menjadi noda dalam reputasi sempurna Qin family. Tentu saja, kebencian ini juga secara langsung diarahkan kepada Jane.
Tapi kenapa dia ingin meninggalkan separuh propertinya kepada Jane saat ini? Bukankah ini terlalu... mencurigakan? Jane ingat bagaimana bersikerasnya kakek tua itu agar Jane menikah dengan Xuan Kai sebelum dia meninggal. Apakah saat dia menulis surat itu, dia sengaja mencantumkan syarat kalau Jane harus single pada saat pembacaan surat warisan ini sehingga Jane secara otomatis akan didiskualifikasi? Tapi kalau begitu kenapa harus repot-repot membawa masalah dengan memasukkan Jane kedalam surat wasiatnya? Hal apa yang dapat membuat kakek tua itu mengambil keputusan konyol ini?
'BRAK'
"Tidak masuk akal!" Suara keras Qin Mo bergema didalam ruang kerja. "Bagaimana mungkin ayahku meninggalkan sesuatu untuk wanita itu? Ayahku membencinya! Dia tidak akan pernah melakukan hal ini kepadaku!" Qin Mo merampas surat wasiat itu dari tangan Pengacara Yan sebelum membacanya sendiri.
"Dia pasti mengancam kakek dan nenek atau semacamnya. Kalau tidak bagaimana mungkin mereka memberikan sesuatu kepadanya?" gumam Qin Liwei, mengompori yang lain. Kata-kata Liwei langsung membuat Qin Eun-Ji marah. Dia bangun dari tempat duduknya dan mengarahkan jarinya kepada Jane.
"Aku yakin kau pasti telah melakukan sesuatu! Katakan padaku! Apakah kau tidur dengan Pengacara Yan sehingga dia bisa mengubah surat wasiat bagianmu?" Cibir Qin Eun-Ji, suaranya terdengar keras dan melengking, membuat semua orang yang ada di ruangan melihat kearahnya. Emosi Qin Eun-Ji sangat mirip dengan Qin Mo, jadi kekesalannya tadi tidak mengejutkan bagi semua orang. Namun, apa yang membuat mereka terkejut adalah perkataan Eun-Ji.
Apakah Qin Jennie benar-benar tidur dengan si pengacara, jadi dia dapat merubah surat wasiatnya?
"Mrs. Xuan, tolong jangan memfitnahku. Aku sudah mempunyai keluarga dan aku bukanlah orang yang seperti itu. Perkataanmu yang tidak berdasar akan merusak reputasiku dan juga Miss Qin Jennie. Aku menasehatimu agar kau tidak berbicara omong kosong seperti itu lagi." Pengacara Yan berkata seraya mengerutkan alisnya. Dirinya sudah menjadi Pengacara Qin family selama bertahun-tahun. Bagaimana bisa mereka memfitnahnya seperti ini?
"Kalau begitu kenapa dia bisa memiliki properti kakek dan nenek? Semua orang tahu kalau kakek membencinya!" Eun-Ji beralasan seraya menyipitkan matanya kearah Jane. "Kau membuatku muak! Kau telah memalukan keluarga ini!"
Sebagai tanggapannya, Jane menguap. "Aku sudah mendengar kata-kata itu sebelumnya. Tidak bisakah kau menemukan istilah lain untuk mendeskripsikan aku?"
Jane mengangkat sebelah alisnya sebelum menatap Tang Lingyun. "Coba pikirkan lagi. Syarat dari kakek itu menyatakan kalau aku harus single untuk aku bisa mengklaim properti kakek dan diajukan ke pengadilan. Aku ingat bagaimana bersikerasnya kakek menyuruhku untuk menikahi Young Master Xuan sebelum dia meninggal. Sejak dia meninggal sebelum pernikahanku dan Xuan Kai, dia pasti berpikir kalau aku sudah menikah pada saat pembacaan surat wasiatnya itu. Jika dipikir-pikir, kalau aku memang menikah dengan Xuan family, sekarang aku tidak akan memenuhi syarat untuk warisan ini, kan?"
Mata Jane berbinar ketika menatap kearah Tang Lingyun memprovokasi. "Jika asumsiku benar... maka... Qin Eun-Ji yang menikahi Xuan Kai menggantikan posisiku itu adalah kesalahan. Benar kan? Ibu?"
Tang Lingyun menelan air liur dimulutnya. Old Master Qin dikenal sangat cerdas dan licik. Apakah yang dikatakan Qin Jennie adalah kebenaran? Namun, Tang Lingyun berkata kepada dirinya sendiri agar tidak menunjukkan kecemasan apapun yang dia tunjukkan diwajahnya. Melainkan, dia memberikan Jane sebuah senyuman. "Kenapa itu menjadi sebuah kesalahan? Kebahagiaan putriku adalah yang terpenting. Masa lalu tidak boleh diungkit kembali. Itu adalah masa lalu karna pasti ada alasannya."
"Itu juga benar." Jane mengangguk. "Mari kita tinggalkan masa lalu di masa lalu," ucap Jane, sebelum berdiri dari tempat duduknya dan melihat kearah Pengacara Yan. "Pengacaraku akan menghubungimu untuk urusan warisan nenekku."
"Kau mau kemana?" Tanya Qin Eun-Ji, ketika Jane melangkahkan kakinya menjauhi meja.
"Meninggalkan masa lalu," Jane sembari menunjukkan senyumnya yang membuat Qin Eun-Ji marah.
"Beraninya kau pergi begitu saja? Duduk dan kita akan membicarakan tentang properti yang akan kau warisi dari nenek," Tuntut Qin Eun-Ji.
"Oke." Jawab Jane, senyum diwajahnya tidak goyah. Jadwalnya untuk hari ini sudah selesai. Selain itu dia juga mencari sedikit hiburan.
Melihat persetujuan Jane meningkatkan ego Qin Eun-Ji. Didalam hatinya, Qin Eun-Ji berseri-seri. Seperti yang dia harapkan dari seseorang yang rendahan, sedikit intimidasi akan benar-benar berhasil.
"Aku mau villa yang ada di Northern Summit," Qin Eun-Ji berkata sambil melihat kearah ayahnya. Eun-Ji melihat ayahnya akan mengatakan sesuatu tapi Tang Lingyun menghentikannya.
"Oke. Berapa harga yang kita bicarakan?" Jane langsung menjawab. Villa yang Qin Eun-Ji bicarakan adalah tempat dimana Eun-Ji dan Xuan Kai sering berkunjung selama menjadi sepasang kekasih. Itu adalah villa megah berisi lima kamar dengan kolam renang tanpa batas, menghadap ke seluruh kota. Disekeliling villa ada lebih dari sepuluh jenis mawar yang ditanam oleh mendiang Madam Ye secara langsung.
"Aku tidak memintamu untuk menjual villa itu kepadaku!" Qin Eun-Ji menjawab dengan percaya diri. "Aku ingin kau hanya menransfer kepemilikan villa itu kepadaku."
"Oh... Tapi aku mengajukan pertanyaan ." Mata Jane berbinar. Seolah-olah dia baru saja memikirkan ide yang amazing. "Berapa harga yang kau rencanakan untuk menawarkan villanya? Sepuluh? Dua puluj juta dolar Amerika?"
"Qin Jennie!"
---
Published 080124

KAMU SEDANG MEMBACA
The Villain's Wife
FanficSeperti hampir semua novel romansa, cerita kehidupan Jane berawal dengan ibu tiri yang kejam, saudara tiri yang licik, dan mantan tunangan yang bodoh. Pada usia awal 20an, dia menjadi mangsa dari kelicikan keluarganya dan menjadi bahan tertawaan di...