29. Masih menjadi pertanyaan

31 1 0
                                        

Haii lolly .... 👋🏼

Apakabar????

Selamat datang di cerita Nasya 💋

I LAla and you lolly 🍭🫂💖

⭐Selamat membaca⭐

29.

Setelah membeli mainan, jajanan, dan keperluan lainya untuk panti asuhan di mall, Laskar dan Nasya langsung melajukan mobil nya ke Panti Asuhan, bertemu anak-anak hebat di sana.

Setelah beberapa menit di perjalanan akhirnya mobil Laskar terpakir di halaman depan sebuah panti asuhan. Laskar membuka bagasi untuk mengambil beberapa yang sudah Nasya beli tadi.

Beberapa anak kecil yang menghiasi halaman panti asuhan itu menghampiri saat pintu mobil hitam terbuka dan menampilkan Nasya.

"Hai kakak!"

"Kaka bintang!"

"Ka Nasya cantik"

"Kaka hazel"

Semuanya menyapa Nasya dengan sebutan nama favorit mereka, terlihat sudah akrab, bukan? ya! Karena Nasya sudah sering kesini bahkan Nasya menjadi donatur untuk panti asuhan ini.

"Hai kids!" Sapa Nasya dengan tengil tapi lembut.

"Kaka, kemarin aku gambar bintang loh" ungkap deo, bocah laki-laki berusia 5 tahun.

Nasya berjongkok untuk menyesuaikan tinggi mereka. "Oh ya? kalau gitu kaka bintang mau lihat, boleh?" Deo mengangguk dengan senyum.

"Boleh dong kak"

"Kaka bawa mainan? besar banget" kata Robby menunjuk orang yang di belakang bagasi mobil. Robby bocah laki-laki berusia 8 tahun, salah satu anak panti yang terbilang tengil karena tingkah nya yang suka jahil, meledek, dll.

Mendengar itu Nasya tertawa keras, lawakan hari ini adalah, Laskar sebuah mainan? Hahah. "bukan Oby, itu temen kaka" koreksi Nasya yang di angguki Robby.

Seketika Laskar menampilkan wajah tampan nya, ia menyugar rambutnya yang basah karena kringat. "What do you say, boy?"

"Oh okay, cukup menawan" puji Robby dengan wajah datar.

"Ganteng banget" puji Luna. anak prempuan berusia 7 tahun itu memuji Laskar membuat Nasya menyenggol nya pelan.

"Jangan di puji nanti dia terbang" kata Nasya yang mampu di dengar Laskar.

"Kalo terbang kaya balon dong, kaka hazel?" tawa gino, anak laki-laki berusia 7 tahun, yang memanggil Nasya dengan sebutan kakak hazel karena netra Nasya yang berwarna Hazel.

"Iya, nanti tubuh kaka itu kaya ikan buntal, gendut terus terbang" ujar Nasya dengan tawa yang di ikuti anak-anak itu.

Wajah Laskar hampir mirip dengan cabai, merah, dan pedas, untung yang bicara seperti itu Nasya jadi hati Laskar sedikit memakluminya.

Terkadang memang jabatan Laskar tidak ada sedikitpun membuat Nasya melihat dirinya sebagai ketua, tidak ada harga dirinya nama ketua Straccks di mata Nasya.

NASYA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang