Haii lolly .... 👋🏼
Apakabar????
Selamat datang di cerita Nasya 💋
I LAla and you lolly 🍭🫂💖
⭐Selamat membaca⭐
24.
November 22nd has arrived for those who want defeat.
Malam ini mereka yang berstatus Anggota Alexanderia dan Straccks berkumpul di
lapangan yang sangat luas untuk menampung dua anggota geng motor dalam jumlah sekala besar.
Mereka semua bersiap untuk bertarung secara besar-besaran, acara ini adalah acara yang sangat di hargai setiap tahun nya.
terdengar konyol sekali bukan? Ah iya biarkan saja, kita semua punya cara sendiri untuk menikmati masa muda, bukan? Jadi inilah cara mereka untuk mengisi masa muda mereka.
Straccks tahun ini membagi Anggota dari setiap sudut, tapi yang terlihat hanya seperti baris persegi biasa saja, tapi sayangnya itu hanya game strategi Laskar, mereka berbaris segitiga sama kaki, dan itu berbaris dari ujung sudut yang tidak di ketahui.
Chiko, Vero, Felix, Jaguar dan Netha berdiri di barisan pertama lebih tepatnya di belakang Laskar. Laskar berdiri di paling depan sendiri untuk memimpin Anggotanya.
di hadapan Laskar juga ada Rakha, ketua Alexanderia yang juga memimpin Anggotanya.
Keduanya saling melempar tatapan tajam. Laskar menyeringai ketika melihat hanya ada satu pemimpin di sana, Laskar kira ia akan menghabiskan dua pemimpin sekaligus malam ini.
"PERATURAN PERTAMA. TIDAK ADA PERTANGUNG JAWABAN SEKALIGUS MATI DI TEMPAT, TIDAK ADA JAMINAN DAN TIDAK ADA YANG BISA MELAPORKAN INI KEPOLISI."
"KEDUA. TIDAK ADA SENJATA TAJAM."
"KETIGA. ATURAN ADALAH ATURAN, PELANGGARAN TIDAK BERLAKU."
aturan itu selesai mereka buat dengan tanda tangan di atas materai oleh kedua ketua geng motor, aturan yang di bacakan oleh salah satu purna Straccks dan Alexanderia.
"Mana anjing kecil Lo?" Laskar menaikan satu halisnya, menunjukan wajah bingung nya.
"jangan banyak bacot, gasuka basa-basi." Tandas Laskar yang masih menatap seluruh anggota Alexanderia dengan tajam.
"Nasya, si anjing kecil yang ngintilin Lo kemana-mana" terang Rakha dengan tawa, dan tawa itu mengundang tawa seluruh anggota nya.
Tangan Laskar masih terkepal kuat, mata nya masih menatap tenang tapi tajam ke arah mereka. "Anjing Lo juga kemana? kabur?"
Alexander Arfinas, nama yang sedang Laskar cari, dan tanyakan pada Rakha sekarang. "Tenang aja, ga sabaran banget sih?" tawa Rakha yang di anggap remeh Laskar.
"STRACCKS KETAWA, ADA YANG LAGI NGELAWAK, HARGAI MEREKA!" seru Laskar yang langsung di berikan suara tawa dengan sengaja dari Straccks.
"See?" Ledek Laskar ketika Anggota Straccks yang menertawainya dengan sengaja atas perintah Laskar.
"ALEXANDERIA SERANG! MAJU UNTUK KEMENANGAN!!"
KAMU SEDANG MEMBACA
NASYA
Sonstiges"gue gamau berurusan sama yang namanya kehilangan." kehilangan bukan hal yang di inginkan oleh setiap manusia, tapi kehilangan adalah hal mutlak yang akan di rasakan setiap manusia. lahir untuk di benci setelah sama-sama kehilangan orang berharga...
