Haii lolly .... 👋🏼
Apakabar????
Selamat datang di cerita Nasya 💋
I LAla and you lolly 🍭🫂💖
⭐Selamat membaca⭐
38.
pagi ini Nasya tidak di perbolehkan oleh Sarah untuk mengendarai mobil, motor, jadi dengan pundak yang lesuh Nasya harus meminta antar pa Angga untuk ke sekolah. dan payah nya dalam jangka waktu satu minggu penuh berikut dengan kegiatan yang lain jika Nasya ingin pergi kemana-mana.
Nasya mengusap halus Ferrari f40 nya di susul dengan satu kecup singkat, pa Angga dan Dokter Sarah terkikik melihat kelakuan Nasya. "nanti gue setir lagi lo di arena balapan." kata Nasya tengil.
"ekhmm, balapan? ingat ya kam-"
"iya-iya, bercanda" seloroh Nasya yang sudah tabu akan kemana arah bicara Sarah.
derungan motor terdengar mendekat ke pelataran Rumah Nasya, Nasya sangat kenal dengan suara motor itu.
motor nya kini sudah terpakir rapih di pelataran Rumah Nasya dan dengan tengil nya Laskar membuka helm nya slowmo motion di susul dengan Laskar yang menyugar Rambut nya kebelakang.
Nasya berdecak lalu memasang wajah mual. "ck, so ganteng." Cibir Nasya.
Laskar mengerutkan kening nya. "emang ganteng" katanya pede walau memang benar, tapi gengsi sekali jika Nasya mengatakan Laskar Tampan.
"ayo sama gue berangkat sekolah nya" ajak Laskar lalu menepuk-nepuk jok motor belakang nya dengan kedipan.
belum Nasya menjawab tawaran Laskar dengan gerakan cepat Sarah memberitahu kalau Nasya tidak bisa berangkat dengan motor. "untuk satu minggu kedepan Nasya tidak bisa pakai motor, menyetir mobil, apalagi motor" jelas Sarah tegas.
Laskar menoleh ke sumber suara itu lalu keduanya melempar tatapan datar, Laskar menyirit lalu memutar ingatan, sepertinya Laskar pernah melihat wajah wanita ini.
"ya, kita pernah bertemu" jawab Sarah cepat, hal itu membuat Nasya memasang eksperesi bingung.
Laskar tersenyum miring lalu memangut-mangut. Dokter Sarah Sharishara yang tiga hari lalu ke sekolah nya untuk bertemu Bu Rania, kan? batin Laskar mengingat pertemuan ke tiga nya bersama dokter Sarah.
"waktu sudah menunjukan pukul 7:01 cepat berangkat, nanti kalian telat" imbuh Sarah dan memberikan tas milik Nasya.
"hati-hati, jaga makanan kamu" pesan Sarah yang di balas senyuman manis Nasya.
"kar, sorry, ya?" Laskar mengangguk faham dan membuka-kan pintu mobil untuk Nasya.
"gue selalu di belakang lo" kata Laskar sebelum menutup pintu mobil nya.
⭐⭐⭐⭐
"assalamualaikum saudara sejalan ku ..." sapa Nasya yang baru saja datang bersama Laskar.
"Walaikum salam" sahut mereka semua dengan reflek.
"ver, lo engga ih" senggol Farra ketika Vero ikut menyahut salam Nasya.
"biarin honey biar Vero login" timpla Felix.
Farra dan Netha beranjak dari duduk nya untuk menghampiri Nasya, mereka bertiga berpelukan erat meluapkan rasa rindu. "kangen" ungkap Nasya di sela-sela pelukan mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
NASYA
Losowe"gue gamau berurusan sama yang namanya kehilangan." kehilangan bukan hal yang di inginkan oleh setiap manusia, tapi kehilangan adalah hal mutlak yang akan di rasakan setiap manusia. lahir untuk di benci setelah sama-sama kehilangan orang berharga...
