Haii lolly .... 👋🏼
Apakabar????
Selamat datang di cerita Nasya 💋
I LAla and you lolly 🍭🫂💖
⭐Selamat membaca⭐
35.
pagi ini seluruh siswa dan siswi Atlantis School gempar dengan kedatangan murid baru. inti Straccks sudah berdiam di parkir intuk menunggu beberapa Anggota, dan murid baru, rasa kepo mereka melebihi apapun, sungguh.
"se cantik apasih, kepo bener buaya darat!" cibir Netha yang melihat Chiko mundar-mandir tidak jelas, lalu mendongak ke kaca melihat, ah betapa tampan nya dirinya.
"lo ga tertarik bang?" senggol Nasya pada Jaguar. Jaguar hanya mendelik malas.
"cukup satu, yang kemarin" jawab Jaguar dengan pede.
"cie-ciee ea ea." sorak Nasya heboh.
"diem anjr, masih rahasia." desis Jaguar dengan nada suara mengancam, dan itu berhasil membuat mulut Nasya terbungkam.
Laskar yang melihat interaksi mereka cengengesan sendiri tidak habis pikir, tapi lain lagi jika melihat Nasya, lucu.
motor sport hitam yang mereka kenali kini sudah memasuki parkiran, dan pemandangan motor itu kali ini berbeda, jok belakang ter isi, siapa gadis itu?
Felix menyirit heran lalu menyenggol pundak Laskar. "temen lo noh udah maen boceng-bonceng aja, lo kapan?" Laskar menjitak kepala Felix yang di akhiri cengiran.
dengan perhatian Vero membantu gadis itu untuk membuka helm nya, lalu menggandeng tangan gadis itu untuk membawa nya ke hadapan sahabat-sahabat nya.
"wuih! kaya nya siswi baru itu pacar nya bang ver ver deh" seru seofams heboh yang di soraki beberapa Anggota.
"tadianya mau di embat, eh ternyata, ekhmm" goda Jio, yang langsung di pelototi Vero.
"jaga fisrt immpresion kalian sama cewe gue." seru Vero dengan kediapan, lalu menepuk dadanya nya si bagian, cewe gue.
"peje, peje" celetuk Jaguar. "aman, aman" sahut Vero dan di susul teriakan heboh Anggota Straccks.
"perkenalan dong" ujar Farra lalu tersenyum manis ke arah gadis itu.
"hai semuanya, gue Alora Verania, siswi baru di sini" sapa Alora dengan manis.
dengan refleks Nasya dan Netha menarik wajah Chiko untuk berbalik. dengan wajah kaget, dan mata melotot seperti bola mata kedua gadis itu ingin keluar.
Chiko yang melihat itu meraup wajah Nasya lalu memberikan ekspresi gadis itu pada Laskar. Chiko menoleh ke arah Netha yang masih kaget, dan merangkul nya.
"nanti aku jelasin, neth"
mata Nasya di detik itu juga semakin membulat ketika mendengar perkataan Chiko pada Netha. untung saja ekspresi wajah itu tidak lagi menghadap Chiko tapi Laskar, awal nya Laskar juga kaget, tapi mengingat sudah 16 tahun bersama jadi balik terbiasa.
KAMU SEDANG MEMBACA
NASYA
Random"gue gamau berurusan sama yang namanya kehilangan." kehilangan bukan hal yang di inginkan oleh setiap manusia, tapi kehilangan adalah hal mutlak yang akan di rasakan setiap manusia. lahir untuk di benci setelah sama-sama kehilangan orang berharga...
